Teknologi

Ketika Serangan DDoS Tewaskan WordPress.com

Sharing is caring!

Serangan DDoS Tewaskan WordPress.com

Istilah diatas langit masih ada langit, begitulah ungkapan tepat untuk WordPress.com. Serangan DDos (distributed denial of service) menewaskan server web log WordPress. Hal ini  pun sempat membuat pengguna blog yang beralamat di WordPress.com tak bisa mengaksesnya.

Setidaknya terdapat 30 juta pengguna WordPress yang terbagi 15 juta antara WordPress.com dan WordPress.org. Kemungkinan serangan terhadap serangan perusahaan besar akan terjadi, para hacker akan berlomba memecahkan atau mematikan sistem mereka.

Berdasarkan sumber dari Kompas.com

Para pengguna internet sejak dua hari terakhir mungkin sempat tak dapat mengunjungi sejumlah situs-situs terkemuka. Bahkan, sampai hari ini, blog-blog yang beralamat di WordPress.com masih belum dapat dibuka di Indonesia.

Hal tersebut disebabkan tewasnya server WordPress gara-gara serangan DDos (distributed denial of service). Dalam pernyataannya, WordPress menyatakan bahwa trafik serangan tersebut ke data center mereka mencapai beberapa gigabits per detik dan pengiriman jutaan paket per detik. Tidak tanggung-tanggung, tiga data center milik WordPress di Chicago, San Antonio, dan Dalla, AS, down karenanya.

Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan alamat web WordPress.com tak dapat diakses, namun  juga membuat sekitar 25 juta alamat situs internet dan blog yang diperkirakan menggunakan jasa WordPress.com sempat tidak dapat diakses. Termasuk situs-situs media terkemuka seperti TechCrunch dan Financial Post yang mendapat jasa layanan premium.

Serangan sudah terjadi dua kali. Pertama pada Kamis (3/3/2011) pagi dan sempat menghentikan layanan WordPress.com selama sekitar tiga jam. Layanan sempat normal kembali, sebelum dihantam serangan kedua pada Jumat (4/3/2011) pagi waktu AS atau Sabtu sore tadi. Serangan kedua dapat diatasi dalam waktu satu jam. Namun, layanan WordPress.com belum sepenuhnya pulih untuk diakses dari semua negara.

Dari China

“Ini merupakan serangan terbesar dan paling mematikan yang kami hadapi dalam enam tahun sejarah perjalanan kami. Kami menduga hal tersebut didasari motif politik untuk membungkam blog-blog yang tak berbahasa Inggris, namun kami masih melakukan investigasi dan belum memastikan penyebab pastinya,” tulis Matt Mullenweg, pendiri WordPress, dalam e-mail yang dilansir PCWorld.

Menurut Mullenweg, salah satu yang menjadi target serangan adalah alamat blog berbahasa China yang menggunakan WordPress. Alamat blog tersebut juga termasuk dalam daftar yang diblokir layanan pencari internet Baidu di China. WordPress tidak tahu apa alasan alamat blog tersebut menjadi target serangan dan belum akan merilis identitasnya sebelum hasil mitigasi selesai dilakukan.

“Mayoritas serangan berasal dari China (98 persen) dan sedikit dari Jepang dan Korea,” kata Mullenweg, seperti dilansir TechCrunch.

Biasanya serangan seperti ini memanfaatkan botnet atau program yang telah menginfeksi banyak komputer di berbagai belahan dunia. Pelaku mengaktifkan ribuan program tersebut dari jarak jauh dan diperintahkan untuk menmbanjiri trafik sebuah situs dalam waktu bersamaan sampai tidak sanggup memproses sehingga down.

Apakah ini pertanda untuk pindah mesin blog ya? Aduh tapi saya sudah kadung cinta dan terbiasa menggunakan WordPress.

hmmmm…. *berpikir*  :bingung   mode ON

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar