Untuknya

Untuknya

Mau di London, Oackland, New Zealand atau Hongkong dan Jepang, Insya Allah saya akan terus mengikutimu sebagai Imam dan suamiku.

Aku ingin menetap bersamamu, mengikuti semua langkahmu dan mendengarkan semua ucapmu karena Kau Imam dan suamiku.

Aku ingin menikah karena Allah, menyempurnakan separuh agamaku, menjalankan perintah-Nya.

Menikah adalah bentuk komitmen pada Allah, agama, pasangan dan keluarga bukan tuk sehari, seminggu, sebulan atau setahun tapi selamanya.

Keluarga darimana pun anda berasal tak sepenting keluarga yang akan anda bentuk.

Insya Allah saya sudah SIAP untukmu wahai Imam dan suamiku.

Wahai Imam dan suamiku, ajariku menjadi wanita muslimah yang lebih baik lagi, istri sholehah dan ibu yang baik untuk anak-anak kita.

Tugasku bukan mencari dirimu, tetapi kaulah yang menemukanku menshohelahkan diriku… Cinta.

Wahai seseorang yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz, imamku dan ayah dari anak-anakku, engkau yang membersamai perjalananku nanti.

Cinta… Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk jadi imam bagi tulang rusukmu, dan buah hatimu kelak.

1 thought on “Untuknya”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com