Foodie,  Palembang,  Review

5 Tempat Makan Favorite Ini Wajib Kalian Coba

Sharing is caring!

Bagi kalian yang berkunjung ke Palembang ada banyak tempat makan baik restoran atau warung yang wajib kalian kunjungi saat berada disini. Apalagi Palembang memang terkenal dengan kulinernya yang enak. Berikut ini adalah 5  tempat makan favorite saya untuk makanan khas Palembang.

1. Pempek Saga Sudi Mampir 

Siapa saja yang mendengar nama Palembang, yang terlintas dalam benaknya adalah pempek, makanan khas Palembang. Tempat makan pempek di kota Palembang sendiri sangat banyak mulai dari harganya Rp1000 per buah hingga harga Rp10 ribu per buah.  Saya sendiri sangat menyukai Pempek Saga Sudi Mampir” yang terletak di depan kantor Walikota Palembang.

Kedai pempek ini sudah berdiri sejak tahun 1961 dan kini sudah menjadi tempat makan pempek yang wajib dikunjungi jika ke Palembang. Pemiliknya KGS Ibrahim Akil seorang warga asli keturunan Palembang, memulai usahanya dari jualaan pempek berkeliling dengan gerobak dorong. Disini kita bisa menikmati pempek “fresh from the oven” termasuk menikmati cara pembuatan lenggang panggang. Saya sendiri menyukai pempek panggang dan lenggang panggangnya. Cuka pempek Sudi Mampir sendiri sangat khas dan enak.

2. Rumah Makan Pindang Musi Rawas

Pindang merupakan makanan khas dari Sumatera Selatan dan kini sudah menjadi warisan tak bendawi yang dinobatkan oleh UNESCO. Masakan pindang dibedakan berdasarkan jenis daerahnya ada Pindang Musi Rawas, Pindang Pegagan, Pindang Meranjat, Pindang Sekayu hingga Pindang Pagaralam.  Masakan berkuah asam, pedas dan lebih enak dari Tom Yum Thailand ini juga beragam jenisnya. Ada Pindang Ikan Patin, Pindang Ikan Gabus, Pindang Tulang hingga Pindang Udang. Makanan ini wajib dicoba jika datang ke Bumi Sriwijaya.

Saya sendiri sangat menyukai Pindang Musi Rawas karena memiliki kuah berwarna merah, rasa asam yang menyegarkan dari cung kediro (tomat ceri) yang membuatnya berbeda dari pindang daerah lain karena rasa asam dari nanas ataupun asam jawa. Rumah makan ini terletak di Jalan Angkatan 45 sebelum lampu merah.

3. Martabak HAR

Bagi yang berwisata kuliner khas palembang tentu rasanya tidak lengkap jika tidak mencoba Martabak HAR. Menu makanan legendaris yang diciptakan oleh H. Abdul Rozak (HAR) sejak tahun 1947.  Makanan yang berasal dari kota Palembang ini siap memanjakan lidah. Kalian bisa mencoba makan di tempat di Jalan Jenderal Sudirman 18 Ilir di seberang Masjid Agung Palembang.  Makanan berbahan dasar tepung terigu,  mentega dan telur ini berbeda dengan martabak pada biasanya. Karena martabak ini disajikan dengan kuah kari kental lengkap dengan potongan daging dan kentang.

Martabak Sayur dan Kuah Kari

Cara pembuatannya sendiri bisa dilihat saat memasuki tempat makan ini. Mulai dari membuat adonan kulit kemudian diisi telur lalu digoreng di atas minyak panas hingga matang. Bahkan ada juga yang meminta isian diganti dengan sayuran bukan telur ayam ataupun telur bebek. Martabak HAR ini semakin nikmat dengan irisan cabai hijau yang dicampur cuka dan kecap asin.

4. Mie Celor 26 Ilir H. Syafei

Tidak hanya bisa menikmati pempek, jika sudah berada di Palembang. Kalian wajib mencoba Mie Celor. Sajian makanan mie yang disiram dengan kuah santan ini akan menggugah selera makan. Menu makanan ini bahkan sudah dibuatkan versi instan dari salah satu produsen Mie terbesar di Indonesia. Untuk bisa menikmati mie celor datang saja ke outlet di wilayah pasar 26 Ilir Palembang ataupun di Jalan Merdeka Palemban.

Mie Celor 26 Ilir H. Syafei

Sekilas Mie Celor ini mirip seperti Mie Aceh yang juga berukuran besar. Namun yang berbeda adalah dari segi rasanya. Warisan kuliner leluhur masyarakat Palembang ini memang sesuai dengan namanya celor yakni mie dimasukkan kedalam panci besar dan dimasak sebentar alias dicelor dengan air panas. Kemudian disiram dengan kuah santan ditambahkan potongan udang, daun seledri dan bawang merah goreng serta irisan telur. Mie celor akan nikmat disantap saat panas.

5. Kue Tradisional Palembang Bunda Rayya 

Meski baru 2 tahun hadir meramaikan pasar kuliner di Palembang. Namun kelezatan kue tradisional Palembang dari Dapur Bunda Rayya begitu menggoda selera. Kue-kue Bunda Rayya ini sudah menjadi langganan para artis dan pejabat. Bahkan atas kreasinya Makjola, perpaduan kue Maksubah Kojo Lapis Prune menjadi  jawara oleh-oleh dari kompetisi yang digelar oleh satu satu brand margarin di Indonesia.

Saat ini Dapur Bunda Rayya sudah ada 3 cabang yakni di Cinde, Palembang Indah Mall dan Pasar Gubah. Kalian bisa mengunjungi Dapur Bunda Rayya dan menikmati aneka kue tradisional Palembang termasuk makanan khas Palembang lainnya.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar