Pulau Kemaro merupakan destinasi wisata ikonik di Sungai Musi yang terkenal dengan legenda Tan Bun An dan Siti Fatimah, pagoda 9 lantai, kelenteng, serta perayaan Imlek dan Cap Go Meh.
Pulau Kemaro Palembang: Menyusuri Pulau Cinta dan Jejak Sejarah di Tengah Sungai Musi
Saat berkunjung ke Palembang, jangan lupa memasukkan Pulau Kemaro ke dalam daftar destinasi wisata yang wajib dikunjungi. Pulau seluas sekitar 30 hektar yang berada di tengah Sungai Musi ini merupakan salah satu ikon wisata Kota Palembang yang terkenal hingga mancanegara.
Setiap perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, Pulau ini semakin dipadati ribuan wisatawan. Tidak hanya pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia, namun juga wisatawan dari Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Taiwan juga datang untuk menikmati suasana ibadah, budaya dan religi yang khas di pulau ini.
Mengapa Disebut Pulau Kemaro?
Nama Pulau Kemaro ini berasal dari kata “kemaro” yang berarti kering. Karena pulau ini memiliki keunikan karena tetap terlihat kering dan tidak pernah terendam air meskipun debit Sungai Musi sedang pasang.
Keunikan tersebut membuat pulau yang dulu juga dikenal sebagai benteng Palembang ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, baik untuk wisata sejarah, budaya, maupun religi.
Tempat Ibadah dan Wisata Religi di Pulau Kemaro
Pulau Kemaro saat ini menjadi tempat beribadah bagi umat Tridharma, yaitu penganut Taoisme, Buddha, dan Konghucu. Di kawasan ini terdapat berbagai bangunan dan situs religi yang menjadi daya tarik wisatawan.
Pagoda Sembilan Lantai
Ikon utama di Pulau Kemaro adalah Pagoda setinggi sekitar 45 meter yang terdiri dari sembilan lantai. Bangunan megah berwarna merah ini menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto.
Sayangnya, pengunjung tidak dapat bebas naik hingga ke puncak pagoda. Padahal dari atas pagoda, wisatawan dapat menikmati panorama keindahan pulau ini dan aliran Sungai Musi yang membentang luas.
Kelenteng Hok Tjing Rio
Selain pagoda, terdapat kelenteng yang menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Tridharma. Saat perayaan Imlek dan Cap Go Meh, kawasan kelenteng dipenuhi umat yang datang untuk berdoa dan mengikuti berbagai ritual tradisional.
Makam Tan Bun An dan Siti Fatimah
Pulau Kemaro juga terkenal dengan legenda cinta antara Tan Bun An, seorang saudagar dari Tiongkok, dan Siti Fatimah, putri Palembang. Kisah cinta keduanya yang berakhir tragis dipercaya menjadi asal-usul terbentuknya Pulau Kemaro.
Di kawasan pulau terdapat makam yang diyakini sebagai makam Tan Bun An dan Siti Fatimah yang sering dikunjungi wisatawan.
Pohon Cinta dan Tempat Pembakaran Uang Kertas
Wisatawan juga dapat menemukan pohon cinta yang menjadi simbol legenda cinta Pulau Kemaro. Selain itu, terdapat area khusus untuk pembakaran uang kertas yang biasa digunakan dalam tradisi keagamaan masyarakat Tionghoa.
Spot Foto Favorit di Pulau Kemaro
Keindahan arsitektur pagoda, suasana religi yang khas, serta pemandangan Sungai Musi menjadikan pulau ini sebagai lokasi favorit untuk fotografi.
Bahkan banyak pasangan yang memilih Pulau Kemaro sebagai lokasi foto prewedding karena memiliki latar yang unik dan eksotis. Selain itu, para pemburu konten media sosial juga sering datang untuk mengabadikan momen di berbagai sudut pulau yang instagramable.
Cara Menuju Pulau Kemaro
Untuk mencapai Pulau Kemaro, wisatawan dapat menggunakan perahu atau kapal wisata dari beberapa dermaga di Kota Palembang, seperti Benteng Kuto Besak (BKB) atau kawasan 16 Ilir. Perjalanan menyusuri Sungai Musi menuju Pulau Kemaro menjadi pengalaman wisata yang menarik karena pengunjung dapat menikmati panorama sungai dan aktivitas masyarakat di sepanjang tepian Musi.
Yuk Wisata ke Palembang
Pulau Kemaro bukan hanya destinasi wisata biasa, tetapi juga perpaduan antara sejarah, budaya, religi, dan legenda yang telah menjadi bagian dari identitas Kota Palembang. Dengan pagoda megah, kisah cinta legendaris Tan Bun An dan Siti Fatimah, serta suasana khas di tengah Sungai Musi, pulau ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Palembang.
Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan ke Kota Pempek, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan dan pesona Pulau Kemaro.
Related Posts
- 87
- 77
- 63
- 63
- 62







1 thought on “Pulau Kemaro dan Legenda Cinta Sejati Fatimah – Tan Bun An”