Lifestyle,  Personal

5 Fakta Tentang Suzannita

Sharing is caring!

Tantangan di hari ke-6 Blogger Perempuan cukup membuat saya berpikir dua kali, akankah saya menuliskan fakta yang sebenarnya atau yang lucu-lucuan saja. Saya sebenarnya bukan orang yang suka berbicara soal kekurangan atau kelebihan diri sendiri.

Saya pun melakukan hal lucu-lucuan bertanya pada google dan dihantarkan pada satu website test kepribadian. Jujur saya tertawa ketika melihat hasilnya. Hasil ini sebenarnya berdasarkan penilaian dari komputer. Tentunya penilaian keluarga, ayah, ibu, adik, keponakan dan teman-teman termasuk orang-orang yang saya cintai akan berbeda. Mereka sudah mengenali saya sebagai sosok yang penuh semangat. Saya adalah tipe yang sayang banget sama keluarga, saya berusaha menyenangkan dan siap berbuat apa pun demi keluarga dan sahabat. Dan saya juga tahu apa yang saya sukai dan yang tidak saya sukai.

Tentunya kalian sudah mengetahui apa yang saya sukai dari hal yang sudah saya tuliskan. Mulai dari traveling, olahraga lari yang membawa saya marathon hingga ke world major marathon termasuk juga menuliskan tentang beragam hal baik tentang lifestyle maupun kecantikan. Dan karena tantangan ini,  akhirnya saya ingin menuliskan 5 fakta diri saya :

1. Susah menghafal nama dan nomor

Sebenarnya kelemahan saya adalah susah menghafal nama dan nomor. Sehingga terkadang saat bertemu teman lama yang tidak begitu akrab atau sekedar bertemu beberapa kali, jangan berharap saya bisa langsung mengetahui namanya. Meski sudah mengingat tetap saja tidak bisa. Saya akan berusaha tetap menyenangkan dengan basa basi bertanya keadaan dan berusaha tetap akrab. Padahal jujur saya tidak ingat apapun, yang saya ingat dia adalah teman saya atau orang yang pernah saya temui.

Selain itu saya sulit sekali untuk menghafal, itulah sebabnya handphone saya tidak boleh mati atau catatan nomor telpon penting tidak boleh hilang. Meski demikian saya paling pengingat wajah dan suara orang. Sehingga meskipun saya memiliki kekurangan dalam menghafal nama dan nomor, tapi saya akan tahu jika dia teman saya.

2. Ingin rajin menabung dan jadi orang kaya tapi boros demi traveling

Saya ingin sekali punya tabungan di masing-masing rekening itu 2 miliyar, mimpi ya. Ya siapa tahu mimpi itu terwujud. Saya ingin sekali menabung dan investasi, saat ini invetasi yang saya lakukan masih sebatas investasi rumah dan tanah. Tahun depan mau coba investasi logam mulia ah. Karena saya termasuk orang yang boros, saya suka mentraktir para keponakan, keluarga dan teman-teman kalau ada rezeki lebih. Dan saya hobi sekali traveling, dari yang jalan-jalan biaya sendiri, disponsori hingga dari kantor pun tetap harus mengeluarkan budget ya untuk jalan-jalan dan oleh-oleh.

3. Sudah kali ke-3 ganti SIM A tapi tidak berani menyetir

Jujur saya sudah berulang kali kursus menyetir, pertama kali tahun 2007 tapi tidak selesai, kursus menyetir kedua di tahun 2014 dan tetap saja tidak menyelesaikan kursus karena kena marah sama instruktur nya karena tidak bisa parkir. Berulang kali belajar sama teman, ayah dan adik tetap saja masih tidak berani menyetir. Saya harus punya mobil matic biar bisa bawa mobil sendiri ya. Cerita soal SIM, saya pertama kali mendapatkan SIM A di tahun 2008, lalu SIM A kedua di 2013 dan kali ini di tahun 2018 adalah SIM A ke 3.

Meski berani berpetualang tapi nyatanya saya itu penakut loh dan tidak berani menyetir. Doakan saya bisa bawa mobil di tahun 2019 ya. Karena Ayah dan Ibu akan tinggal di Pekanbaru, duh selama ini ayah yang mengantar kerja dan kemana-mana, anak ayah banget ya.

4. Me time di dalam kamar

Jika saya memiliki waktu libur biasanya saya akan menghabiskan di rumah saja. Dan jika sudah di rumah saya akan malas sekali untuk diajak keluar rumah atau janjian di luar rumah. Jika sudah di rumah saya bisa “me time” di kamar dengan melakukan banyak hal mulai dari membereskan kamar, main game, nonton drama korea ataupun baca buku yang membuat saya bisa lupa mandi dan makan.

5. Sedang menanti jodoh

Ini fakta yang membutuhkan keberanian untuk menuliskannya. Mungkin banyak dari kalian yang bertanya kenapa sampai sekarang saya belum menikah. Bahkan tidak jarang banyak yang men-judge saya pilih-pilih, terlalu sibuk dengan karir dan masih banyak hal negatif yang saya dengar. Doakan saya ya semoga bisa menikah di tahun 2019. Saat ini saya sedang menantikan jodoh yang dikirim Allah. Saya bukanlah orang baik dan masih banyak kekurangan, saat ini masih banyak hal yang harus saya perbaiki, menjadi lebih rajin dan perhatian lagi. Semoga Allah mengirimkan jodoh itu segera, jodoh terbaik menurut kehendak-Nya. Aamiin Allahumma Aamiin.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar