Review,  Review Buku

Review Buku Autum in Paris

Sharing is caring!

Judul Buku : Autumn in Paris
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 272 Halaman
Harga : Rp. 38.500
ISBN : 9792230300

My rating: 4 of 5 stars

Aku benar-benar menangis tersedu – sedu membaca novel Ilana Tan yang ini, karena sad ending, dan sesuatu yang berakhir dengan kesedihan selalu membekas di hati.

Kisah cinta tidak akan selalu indah seperti yang kita bayangkan. Terkadang cinta akan dipaksa untuk gugur di saat sedang bermekaran. Bagaimana masa lalu yang pahit dapat menghancurkan cinta? Dapatkah masa lalu diubah?

Novel ini berkisah tentang sepupu Sandy di novel Summer in Seoul, Tara Dupont, wanita blasteran Indonesia-Perancis yang sangat menyukai musim gugur di Paris merasa telah memiliki segalanya dalam hidup. Ia hidup di Paris bersama ayahnya dan bekerja sebagai seorang penyiar di stasiun radio yang cukup terkenal.

Kehidupan semakin sempurna ketika bertemu dan jatuh cinta dengan Tatsuya Fujisawa, seorang arsitek yang sedang bekerja di Paris, teman dari kakak angkat Tara. Tatsuya adalah seorang lelaki Jepang yang membenci musim gugur di Paris, namun pertemuannya dengan Tara mengubah pendiriannya tentang musim gugur di Paris. Ia menyukai musim gugur di Paris karena Tara.

Namun sayang, keindahan itu berubah setelah kenyataan masa lalu terungkap. Tara maupun Tatsuya sama sekali tidak menyadari benang yang menghubungkan mereka dengan masa lalu, adanya rahasia yang menghancurkan segala harapan, perasaan, dan keyakinan. Ketika kebenaran terungkap, tersingkap pula arti putus asa… arti tak berdaya… Kenyataan juga begitu menyakitkan hingga mendorong salah satu dari mereka ingin mengakhiri hidup…

Kenyataan yang pahit telah membuatnya bimbang. Sampai akhirnya Tara juga mengetahui kenyataan pahit tersebut… dan cinta mereka berada di dalam cobaan yang berat… Jalan yang buntu.

Cerita ini ditutup dengan sebuah kalimat sederhana yang mengandung arti yang ”dalam”: Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu…

Kelebihan : Ceritanya memang menyedihkan dan mengharukan, namun tidak cengeng. Romantisme juga terasa sekali di dalam novel ini.

Kekurangan : Sad ending

View all my reviews

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar