Review,  Review Buku

Guru Kehidupan "Belajar Hidup Kaya Dari Si Miskin"

Sharing is caring!

Awalnya biasa saja, melihat milis wongkito.net tentang Guru Kehidupan bahkan treat itu pun tidak kubuka. Namun setelah berkunjung ke kost pink milik mbak Lies. Diriku melihat foto orang yang kukenal di sampul buku, langsung saja ambil buku tersebut dan membaca profil ke 4  “Belajar Hidup Kaya Dari Si Miskin” Guru Kehidupan. Luar biasa nih Mbak Lies perjuangan hidupnya sudah dibukukan… hihihihhi 😀 .

Ketika Mbak Lies sibuk memesan buku ini, langsung saja aku meminta dikirim juga buku tersebut langsung dari penulisnya. Ada tanda tangan sang pengarang asli dengan tulisan khusus untuk saya.

Saya merasa tersanjung telah dikirimi sebuah buku langsung oleh pengarangnya,  Mataharitimoer.

Terima kasih Mbak Lies ………  Terima kasih Mataharitimoer ……

Tidak membutuhkan waktu lama keesokan hari buku tersebut telah berada di tanganku, dan tidak sampai 1 jam akhirnya seluruh kisahnya telah kulahap habis.

Ada tiga puluh kisah yang menarik untuk dibaca. Kisah inspiratif tentang hidup terhormat dalam keterbatasan dan kebanyakan sehari-harinya mereka dililit kesulitan.  Ada tukang foto, pengamen, tukang stempel, merbot hingga pezikir tua. Mereka bisa bertahan dan hidup terhormat di tengah keterbatasan tersebut, padahal godaan untuk menempuh jalan pintas seringkali menghampiri.

Buku ini  memberikan sentuhan  pengetahuan lain yang bisa kita contoh dari bagian yang kadang jarang terpikirkan. Sarat bahan renungan, pelajaran yang bisa diambil, hikmah yang bisa didapat serta contoh kecil dari sebuah komitmen yang membuat orang menggapai keberhasilan dan kebahagiaan dalam menikmati hidup.

Sering kali kehidupan tak memberikan apa yang kita inginkan. Tetapi, tak jarang pula kehidupan memberikan apa yang tak kita minta. Satu waktu, begitu mudahnya apa yang kita panjatkan terkabulkan. Tapi di waktu yang lain, sulitnya tak tertanggungkan, meski kita sudah “membanting-banting tulang”.

Kehidupan yang kita jalani memang tak ubahnya seperti roda berputar ; kadang kita berada di atas, kadang berada di bawah. Setiap orang pasti mengalami situasi semacam ini ; ada yang bisa menjalani dan melewatinya dengan wajar dan bermartabat, tapi tak sedikit pula yang terpental dan melewatinya dengan cara yang “tidak wajar” karena memilih jalan pintas.

Rahasia keberhasilan mereka menjadi sosok yang tegar dalam menghadapi kesulitan hidup inilah yang dikisahkan buku ini. Dari kisah mereka, kita bisa belajar tentang bagaimana bisa hidup kaya dan terhormat di tengah lilitan kekurangan ekonomi. Mereka patut diteladani meski cuma orang biasa. Karena mereka adalah guru yang sesungguhnya : Guru Kehidupan

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

24 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar