Indonesia,  Muara Enim,  Sports,  Travelling

Uji Nyali di Arung Jeram Enim Muara Enim

Sharing is caring!

Setelah menikmati keindahan air terjun Bedegung di Desa Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim. Kami langsung menjajal olahraga air sekaligus menguji nyali dengan ber arung jeram di Sungai Enim. Atraksi yang sangat menantang ini bisa dilakukan bagi para  pencinta sport tourism ataupun yang suka dengan tantangan.

Para pengunjung objek wisata air terjun Bedegung tidak hanya bisa menikmati keindahan alam air terjun namun juga bisa mengeksplore arung jeram. Dan yang pasti bagi yang ingin mencoba derasnya arus Sungai Enim harus memiliki nyali dan keberanian terlebih dahulu.

IMG-20160312-WA0090

Pada puncak musim hujan tingkat kesulitan arung jeram semakin tinggi. Arung Jeram ditandai dengan grade atau level mulai dari grade I sampai grade VI. Sungai Enim sendiri berada Grade III dan IV dengan jarak 7, 12 hingga 25 kilometer. Hal ini menunjukkan hanya pengarung berpengalaman dibolehkan untuk ber arung jeram dan wajib menggunakan pemandu.

Pengelola arung jeram menyediakan 7 unit perahu karet dengan kapasitas 6 orang di setiap perahunya dan didampingi dengan dua instruktur. Fasilitas yang diberikan termasuk alat kelengkapan dan alat keselamatan untuk arung jeram. Selain itu Enim Jeram juga melengkapi dengan Tim Rescue di setiap lintasan.

IMG-20160312-WA0012

Sebelum bisa menjajal derasnya arus Sungai Enim, kami mendapatkan pelatihan tentang bagaimana cara menguasai peralatan seperti dayung dan perahu, termasuk mengatasi kendala yang terjadi di lapangan, seperti jika perahu terbalik atau terbawa arus.

Kami dibagi per kelompok, satu kelompok dengan satu perahu terdiri dari yang sudah berpengalaman dengan arung jeram dan yang belum. Jujur ini adalah pengalaman saya untuk arung jeram, di tambah dengan tidak bisa berenang. Saya hanya mengikhlaskan saja, karena nekat dan ingin lulus tantangan yang belum pernah saya lakukan, saya pun memberanikan diri untuk arung jeram.

Setelah itu kami pun melakukan pemanasan agar tubuh tidak mengalami kram atau otot kaku saat menjalani arung jeram. Dan tidak lupa kami diajak untuk berdo’a agar selama kami melakukan aktivitas arung jeram, kami diberikan keselamatan dan kelancaran.

IMG-20160312-WA0013

Biasanya pengelola arung jeram memberikan syarat bagi para peserta yang ingin mengikuti arung jeram. Yakni pada hari pertama mengikuti latihan dasar, teknik mendayung dan melatih kekompakan baik dalam mendayung maupun mengatasi tantangan arung jeram.

Dan pada hari kedua, para peserta diajak melakukan pengarungan sepanjang 12 kilometer dengan melewati jeram sepanjang jalur, termasuk beberapa tempat yang membutuhkan skill tertentu  karena masuk kategori berbahaya.

Namun karena keterbatasan waktu, kami memangkas waktu tersebut menjadi satu hari mulai dari latihan dasar, pengenalan alat hingga mengarungi Sungai Enim. Di setiap perahu, kami didampingi dengan dua orang instruktur.

IMG-20160312-WA0092

Sungai Enim di saat musim penghujan dengan kondisi air sungai cukup tinggi, membutuhkan perhatian ekstra. Sehingga sangat penting menjaga kedisiplinan dan patuh terhadap instruktur. Pasalnya arung jeram adalah olahraga paling beresiko, selain olahraga otomotif, terjun payung dan olahraga penuh tantangan lainnya.

Atraksi arung jeram atau rafting awalnya hanya dilakukan para pencinta alam. Namun kini sudah menjadi atraksi wisata yang dilakukan banyak orang. Meskipun belum berpengalaman bisa juga menikmati arung jeram, hanya harus di dampingi para ahlinya termasuk standar prosedur keselamatan.

IMG-20160315-WA0122

Kondisi arus sungai Enim saat itu diperkirakan lebih dari 25 knot (mil/per jam), jadi saat aliran air sungai menghantam batu akan membentuk jeram, pecahan gelombang yang tentunya sangat menantang adrenalin.

Di beberapa tempat kami terpaksa ditarik dengan menggunakan tali karena derasnya aliran air sungai.  Apalagi salah satu perahu kami  sempat keluar jalur dan hampir terbalik.

IMG-20160312-WA0043

Para team rescue dan instruktur kami terpaksa masuk ke dalam Sungai Enim untuk bisa menyelamatkan kami. Olahraga arung jeram ini sangat membutuhkan fisik yang sehat dan mental yang kuat. Tantangan alam arung jeram sangat menyenangkan dan sekaligus mendebarkan.

Selain bisa berolahraga sekaligus berwisata sambil menikmati keindahan alam juga bisa jadi ajang uji nyali. Karena olahraga ini membutuhkan keberanian tersendiri karena penuh resiko mulai dari jatuh, terbentur batu, tersangkut ranting, jatuh ke dalam jeram, tergulung pusaran air, hingga hanyut terbawa arus.

IMG-20160312-WA0030

Mulai dari yang berteriak kanan – kiri, dayung maju atau tahan menjadi hal yang tak terlupakan. Kunci dari arung jeram ini memang kekompakan dan kerja sama tim yang baik. Termasuk mengikuti seluruh instruksi dari pemandu sehingga bisa melakukan arung jeram dengan baik dan aman.

Selama arung jeram ini kami tak lupa mengabadikan keseruan aksi kami menaklukan tantangan di Sungai Enim. Kalau bisa usahakan membawa camera go pro untuk mengabadikan atraksi kalian. Tentunya momen kalian semakin tak terlupakan dengan oleh-oleh kenangan foto tersebut.

IMG-20160315-WA0128

Kami sendiri hanya mengambil lintasan pertama dengan panjang lintasan hanya sekitar 500 meter dan waktu tempuh sekitar 15 sampai dengan 20 menit. Meskipun rasanya masih kurang dan belum puas, namun kami harus mengakhiri aksi kami tersebut.

Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan tantangan arung jeram ini dengan baik. Dan semoga jika ada kesempatan lagi, kami akan mengulang keseruan arung jeram di Sungai Enim ini.

IMG-20160312-WA0063
Akses menuju arung jeram ini pun cukup mudah, yakni di kawasan wisata air terjun Bedegung. Untuk biaya arung jeram ini berkisar dari Rp 200 hingga RP 250 ribu per perahu untuk lintasan pendek. Sedangkan untuk masuk ke kawasan air terjun Rp 5.000 per orang.

Di kawasan ini terdapat kawasan parkir, restoran, warung-warung kecil di sepanjang jalan menuju air terjun. Jika ingin menginap, bisa menginap di Villa dan Mess Bedegung dengan rate mulai dari Rp 75 ribu per malam.

Penasaran dengan serunya arung jeram di Sungai Enim, yuk… siapkan tiket  ke Muara Enim.

Sumber foto : Ira, Takdos, Jaclynn, Khai dan Pojie.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

9 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar