• Event,  Teknologi

    Video Mapping Festival Sriwijaya dan Transfer Budaya

    Pada penutupan Festival Sriwijaya XXV, 2016 di Benteng Kuto Besak, pada Minggu malam, 24 Juli 2016 dipertunjukkan Video Mapping yang diproyeksikan ke gerbang Benteng Kuto Besak. Namun sayangnya tidak banyak masyarakat Palembang yang menyaksikan pertunjukan video mapping dari Sembilan Matahari bersama Epson Indonesia tersebut. Selain itu masih banyak pengunjung yang datang berlalu lalang di depan gerbang sehingga bayangan orang tersebut mengurangi keindahan dari pertunjukan tersebut. Alasannya mungkin karena masih banyak masyarakat Palembang yang belum mengetahui sebenarnya apa itu pertunjukan video mapping. Sehingga tidak banyak yang datang untuk menyaksikan pertunjukan video mapping Festival Sriwijaya. Dan pengunjung yang melintas di depan pertunjukan tersebut juga tidak mengetahui jika video mapping ini adalah proyeksi video. Apabila melintas…

  • Event,  Palembang,  Travelling

    Festival Sriwijaya XXV Wisata Budaya dan Sejarah

    Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menggelar event Festival Sriwijaya sebagai upaya melestarikan nilai-nilai tradisional dan memperkenalkan budaya sekaligus membangkitkan kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Festival Sriwijaya tahun ini merupakan kali ke 25 sejak digelar pertama kalinya pada tahun 1991. Selama satu pekan, event ini terpusatkan di Plaza Benteng Kuto Besak mulai 18 – 24 Juli 2016 yang juga digelar bersamaan dengan Festival Kuliner Sriwijaya. Pembukaan kegiatan tahunan, Festival Sriwijaya XXV tahun 2016 pada Senin malam (18 Juli 2016) dibuka dengan pertunjukan kolosal Sriwijaya yang sangat  menghibur pengunjung yang menyaksikan langsung ke BKB. Mulai dari beragam atraksi seni tari seperti tari Gending Sriwijaya, tari Siwa dan tari kolosal maupun paduan suara hingga teatrikal Kerajaan Sriwijaya.  Penampilan yang mengusung tema…

  • Event,  Indonesia,  Palembang,  Travelling

    Gerhana Matahari Total Palembang

    Fenomena alam langka Gerhana Matahari Total pada Rabu, 9 Maret 2016 menjadi perhatian banyak orang. Pasalnya Indonesia menjadi satu-satunya negara yang dilintasi oleh Gerhana Matahari Total tersebut. Dan Palembang menjadi satu dari 7 kota yang mendapatkan fase 100 persen Gerhana Matahari Total. Bahkan tidak hanya masyarakat kota Palembang, turis lokal maupun mancanegara datang ke kota pempek untuk menyaksikan secara langsung moment langka tersebut.

  • Event,  Indonesia,  Palembang

    Festival Gerhana Matahari Total 2016 Palembang

    Peristiwa Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret 2016 sudah menyita perhatian banyak orang. Pasalnya hanya Indonesia, satu-satunya negara yang disapa oleh Gerhana Matahari Total. Bahkan untuk kota Palembang, Sumatera Selatan yang menjadi salah satu kota yang dilintasi oleh Gerhana Matahari Total ini akan menjadi 3 tempat terbaik di Indonesia untuk melihat fenomena tersebut. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang menyiapkan Festival Gerhana Matahari Total 2016 sudah menyiapkan serangkaian acara-acara yang sangat menarik menyambut fenomena yang pernah terjadi tahun 1983 ini. Festival Gerhana Matahari Total 2016  di Palembang digelar selama 2 hari, 8 – 9 Maret 2016. Berbagai kegiatan mulai dari Bahkan untuk pertama kalinya,  sejak diresmikan oleh Presiden RI, Soekarno,…

  • Palembang,  Travelling

    Benteng Kuto Besak Palembang, Warisan Kesultanan Palembang Darussalam

    Kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia menyimpan banyak jejak peninggalan bersejarah. Selain bisa berwisata kuliner, pengunjung bisa wisata alam,  wisata budaya hingga wisata sejarah. Salah satu bukti peninggalan sejarah yang hingga kini masih bisa dinikmati yakni Benteng Kuto Besak Palembang. Benteng yang terletak menghadap Sungai Musi ini terbuat dari batu setinggi 10 meter dan yang uniknya benteng yang masih berdiri kokoh di tengah kota Palembang ini tidak menggunakan semen sebagai perekat antar batu namun menggunakan putih telur. Benteng Kuto Besak atau biasa disebut BKB ini adalah saksi perlawanan masyarakat kota Palembang dari penjajahan Belanda dan Jepang. Sejarah Benteng Kuto Besak Benteng Kuto Besak merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam yang melindungi kota Palembang sejak abad ke 17. Benteng…

  • Warung Terapung Saksi Peradaban Sungai Musi
    Travelling

    Warung Terapung Saksi Peradaban Sungai Musi

    Nadi kehidupan terus berdenyut di bawah Jembatan Ampera, Palembang.  Sungai Musi pun merekam setiap ragam kehidupan warga di bekas pusat kerajaan Sriwijaya. Salah satu saksinya warung kopi terapung yang menjadi saksi pesona kehidupan sungai Musi. Aneka sumber penghidupan bagi banyak orang di sekitarnya dimiliki Sungai yang membelah Palembang menjadi dua bagian, ulu dan ilir. Harun, pemilik warung kopi terapung adalah sekian banyak orang yang yang menggantungkan kehidupannya di Sungai Musi. Setiap sore, Harun melabuhkan kapalnya di depan Benteng Kuto Besak dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II 16 ilir Palembang. Sejak 2004, Harun membuka usaha warung terapung ini. Sebelumnya Harun pernah menjadi pengangkut sayur dan sopir ketek, perahu kecil untuk menyebrangkan orang dari seberang…

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com