Seaview Guest House Hong Kong

Seaview Guest House menjadi tempat saya menginap selama di Hong Kong. Sebenarnya nih gampang-gampang susah mencari tempat menginap di Hong Kong apalagi dengan harga di bawah 300 ribu-an malam.

Saat mencari di salah satu situs pencari hotel dan hostel. Saya menemukan hampir seluruh tempat yang ingin saya tuju sudah full booked.

Review Seaview Guest House

Seaview Guest House berlokasi di 58 Nathan Road, Mirador Mansion, Flat F3, 16th Floor, Tsim Sha Tsui, Hong Kong.

Setelah tiba di Hong Kong, Iig Sendy langsung berusaha menggantikan tempat kami menginap. Iig Sendy mengajak kami ke beberapa hostel dan guest house, namun semuanya full.

Iig Sendy juga sempat merepotkan Apple yang menjadi pemilik dari Seaview Guest House ini.

Karena setelah melihat kamar, Iig Sendy masih tidak setuju dan berusaha mengajak kami ke tempat lain untuk menginap.

Seaview Guesthouse

Fasilitas Kamar

Karena ini konsepnya bayar per orang, kami memilih kamar female untuk 4 orang. Awalnya kami ditempatkan di kamar tersebut.

Namun keesokan harinya, Apple memindahkan kami secara sepihak, ke kamar yang berada didalam rumahnya. Kamar ini juga 4 orang dengan tempat tidur tingkat, namun kamar mandinya tidak berada di kamar, namun diluar kamar.

Sebenarnya agak sedikit mengecewakan menginap di kawasan ini, meski berada di Nathan Road, dekat dengan beberapa objek wisata seperti Avenue of Stars, Simphony of Lights, museum Seni, Sejarah dan Sains, dan pusat perbelanjaan serta dekat sekali dengan stasiun MTR.

Namun kawasan ini agak sedikit menyeramkan di malam hari, mulai dari orang-orang India ataupun Afrika yang berada di jalan-jalan dekat dengan Mirador Mansion.

IMG_2138

Kawasan Sibuk Mirador Mansion

Selain itu Mirador Mansion ini adalah di lantai dasar komplek pertokoan, ada juga rumah-rumah pribadi, penjahit hingga bar.

Sehingga jika di pagi hari akan ramai dengan aktivitas jual beli, sedangkan jika di malam hari, sepi sekali, ada seorang satpam yang akan menunggu di pintu depan.

Meski ada beberapa lift disini, namun karena berukuran kecil dan banyak sekali penghuni di Mirador Mansion, kami harus berusaha menunggu ataupun antri untuk naik lift tersebut.

Jika disuruh memilih, saya lebih baik tidak kembali tinggal di kawasan ini. Tapi apa yang bisa kamu harapkan dengan harga kurang dari 300 ribu untuk tinggal di Hong Kong, kota yang dikenal dengan kehidupan yang serba mahal.

Saya sendiri mengucapkan terima kasih banyak untuk Apple yang sudah begitu banyak membantu selama kami tinggal di Seaview Guest House miliknya.

IMG_2139

16 thoughts on “Seaview Guest House Hong Kong”

  1. kalau lihat fotonya seprti melihat drama Hongkong yang bercerita tentang masyarakt dari kelas bawah ya mbak, agak serem sih liatnya juga, makanya biasanya saya kalau travelling sengaja memberi budget lebih untuk penginapan soalnya takut kalau dapat tempat yang kurang oke 🙂

    Reply
    • Cari yang aman aja daripada murah tapi di.perlakukan sepihak sama apple

      Kisah duka ini bisa jadi bahan untuk traveller lain agar lebih bijak sebelum memilih hostel ataupun hotel

      Reply
  2. waah kalo kaya gini sih emang bikin kapok ya buat balik lagi ke kawasan itu, soalnya emang niat liburan itu buat seneng seneng, pasti sempet ngerusak mood juga kalo kejadian kaya gini hehhe

    Reply
  3. Duh ngeliat kamar dan suasananya kayak di film-film gitu yaa, sayang banget tapinya dipindahkan secara sepihak tapi seengganya sih murah meriah juga yaa nginep di Seaview hehe

    Reply
  4. Mbak menyeramkannya kenapa? Banyak pencopet gtu atau gmn?
    Wah itu tiba2 kamarnya dipindahin gtu ya? Emang kurang nyaman ya kalau kamar mandi di luar? Noted kalau ke Hongkong gak nginep area sana 😀

    Reply
  5. Hongkong keliatannya lebih semrawut ya daripada Jakarta. Banyak apartemen yang kurang sedap dipandang. Aku dulu bermimpi banget ke Hongkong sekadar bisa ketemu Andy Lau wkwk

    Reply
  6. Menarik banget nih infonya. Thankyou informasinya, jadi kalau jalan-jalan ke Hongkong nanti sudah ada referensi. Luuuvvv

    Reply
  7. property di Hong Kong memang mahal mbak, rata-rata apartemen di Hong Kong bawahnya memang pusat perbelanjaan. temenku yang kerja di sana sempat kelola penginapan tuh mbak di causewaybay sih . Zamanku kerja di sana termasuk aman dan damai deh Hong Kong meski pulang malam pun gak seram. Kalau sekarang lagi rusuh, sedih lihatnya..aku kangen banget pengen bisa ke hongkong lagi.

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com