Uncategorized

Sayangi Ginjalmu, Jaga Ginjalmu

Sharing is caring!

Judul diatas kutulis saat mendengarkan Seminar Sehari peringatan Hari Ginjal Sedunia dengan tema “Protect Your Kidneys, Control Diatebes” di RS. RK. Charitas Palembang.

Peringatan Hari Ginjal Sedunia diperingati setiap minggu kedua di bulan Maret, setiap tahunnya.

Ngomongin masalah sakit ginjal, ayahku pernah menjadi penderita sakit ginjal, beruntung masih dalam tahap awal sehingga bisa disembuhkan, dan kini Ayah terus menjaga kesehatannya dengan banyak mengkonsumsi air putih.

Masih ingat episode Kick Andy di Metro TV beberapa hari silam, yang menampilkan para penderita penyakit ginjal dan telah melakukan transplantasi ginjal.

Tema Hari Ginjal Sedunia tahun ini adalah  Lindungi Ginjal Anda Kendalikan Diabetes mempunyai makna ginjal kita dapat dilindungi dari kerusakan akibat adanya penyakit Diabetes Mellitus atau kencing manis  yaitu dengan jalan mengendalikan penyakit DM itu sendiri dengan baik berupa pengobatan diet.

Perubahan gaya hidup menuju hidup yang sehat bersama DM dan pemantauan kadar gula darah dengan pengobatan obat oral maupun insulin.  Data seluruh dunia menunjukkan bahwa penyebab gagal ginjal stadium akhir sebagian besar disebabkan oleh dm atau kurang lebih 40-60% dari penyandang cuci darah  selain itu penderita penyakit DM dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan bahkan Indonesia menduduki peringkat 4 dunia.

Faktor keturunan memiliki pengaruh   seseorang dapat terkena Diabetes atau tidak. Selain keturunan, gaya hidup juga berperan besar. Sekitar 80 persen prevalensi Diabetes Melitus merupakan tipe dua. Hal ini menunjukkan gaya hidup yang tidak sehat menjadi pemicu utama meningkatnya penyakit tersebut.

Diabetes tipe dua umumnya terkait genetis atau keturunan yang juga dipengaruhi dan dipicu faktor risiko seperti pola makan, kurang beraktivitas, merokok, minum beralkohol, obesitas, hipertensi hiperglikemia,  hiperkolesterol.

Buruknya gaya hidup itu tercermin  dengan Diabetes Melitus menduduki peringkat kedua sebagai penyebab kematian pada kelompok 45-54 tahun di perkotaan.

So, mulai saat ini atur hidup kita dengan pola hidup sehat, kurangi makanan manis, makanan berlemak, makanan cepat saji, banyak berolahraga minimal lari atau jalan cepat 30 menit perhari atau sit up 50 kali per hari. Tidak kalah penting, tidak merokok, stop alkohol, dan kurangi stress dengan tidur cukup minimal 6 – 7 jam per hari.

Dan mulai saat ini banyak – banyak mengkonsumsi air putih, toh kekurangan air putih selain berbahaya bagi ginjal juga bisa menciutkan otak, meski hanya 1 persen saja. Nah loh!


TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar