Lifestyle,  Travelling

Mencicipi Kopi di Negeri 1001 Warung Kopi

Sharing is caring!

Siapa bilang jika negeri penghasil kopi saja yang bisa menjadi surga bagi para penikmat si hitam ini. Sebut saja Belitung yang notabene bukanlah penghasil kopi tapi masyarakatnya terkenal sebagai pecinta kopi. Bahkan warung kopi ada dimana-mana. Apalagi di kecamatan Manggar, Belitung Timur. Lebih dari enam puluh warung kopi bisa kita temui di Manggar sehingga tak salah jika kota ini dijuluki negeri 1001 warung kopi.

Mencicipi Kopi di Negeri 1001 Warung Kopi
Warung Kopi Asin

 

Uniknya meski dengan jumlah warung kopi yang begitu banyak, namun seluruh warung kopi tersebut ramai dikunjungi dan memiliki pengunjung setia. Bagi mereka setiap warung kopi memiliki rasa kopi yang khas sehingga setiap orang bisa memilih warung kopi sesuai selera masing-masing. Warung kopi disini dibuka sejak pukul 7 pagi hingga pukul 11 malam.

Mencicipi Kopi di Negeri 1001 Warung Kopi
Suasana di warung kopi

Warkop alias warung kopi dimanapun adalah tempat wajib bagi mereka  penikmat kopi.  Dari sekedar ngobrol  seputar masalah pekerjaan, gosip social, budaya, ekonomi atau bahkan politik memberi warna warung kopi.Sehingga di warung kopi terbentuk suatu komunitas.

Menikmati secangkir kopi telah menjadi keasyikan tersendiri dengan suasana santai, ramah tamah dari setiap pengunjung bahkan bisa menghilangkan rasa lelah dan jenuh dari rutinitas anda sehari-hari.

Mencicipi Kopi di Negeri 1001 Warung Kopi
Kopi “O”

Warung kopi Manggar terasa begitu hidup dan mewarnai detak jantung kota Manggar. Pamornya jauh melebihi dengan warkop-warkop di kota lain di Belitung ini. Sejak dahulu kota Manggar memang sudah terkenal dengan kehidupan warung kopinya dan ini tentu saja menjadi nilai tambah bagi siapa saja pelancong yang ingin mengunjungi Manggar.

Kita bisa melihat dan menikmati kopi Manggar yang terkenal dengan sebutan “kopi O”. Serupa ungkapan Yogyakarta “Belum ke Jogya jika belum ke Malioboro terdapat ungkapan terkenal di kota Manggar ini khusus untuk pelancong yaitu “Belum ke Manggar jika belum minum Kopi Manggar”.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar