Travelling

Liburan Akhir Tahun di Lampung

Sharing is caring!

Seperti biasanya Palembang TV mengajak pemirsa liburan bersama PalTV, kali ini sebanyak 25 peserta plesiran PalTV ini diajak berlibur menikmati keindahan Lampung dari 24 hingga 26 Desember. Rombongan plesiran meninggalkan Palembang menuju Lampung pada pukul 7 Kamis pagi.

Trip Lampung, Desember 2014

Suasana keakraban sangat terlihat dari para peserta plesiran apalagi kali ini rombongan plesiran PalTV didominasi oleh guru-guru SD Negeri 177 Palembang. Musim liburan ini memang menjadi waktu pilihan untuk berlibur. begitupun dengan momen natal serta weekend. Perjalanan ditempuh melalui jalur darat dengan menggunakan bus Epa Star. Perjalanan ini pun menjadi tidak membosankan karena bus ini full AC dan dilengkapi dengan full audio video entertainment. Selain itu kenyamanan bus epa star juga membuat para peserta nyaman beristirahat.

Satu hal yang terlihat jelas melintasi jalur Sumatera adalah banyaknya kendaraan yang melintas di jalur tersibuk di Sumatera jalur Lintas Timur. Akhirnya rombongan plesiran PalTV tiba Grand Elty Krakatoa Resort pukul 8 malam. Selama di Lampung peserta plesiran menginap di resort yang memang memiliki banyak fasilitas. Resort pantai ini berlokasi di Jalan Trans Sumatera km. 45 Merak Belantung Kalianda Lampung Selatan.

Trip Lampung, Desember 2014

Setelah tiba para tim plesiran pun langsung santap malam yang sudah disajikan oleh pihak Grand Elty Krakatoa Resort. Ternyata ada menu yang berbeda yang diberikan oleh Grand Elty yakni wedang jahe tentunya ini sangat menghangatkan tubuh di malam hari.

Santap malam yang ditemani dengan live music menjadikan makan malam semakin nikmat. Apalagi menu yang disajikan sangat menggugah selera. Selain itu ada juga peserta plesiran PalTV yang ikut bernyanyi menyumbangkan suaranya menghibur peserta plesiran yang lain. Akhirnya tibalah kami beristirahat menyiapkan tubuh agar lebih segar keesokan harinya.

Hari Kedua

Perjalanan plesiran PalTV di hari kedua masih berlanjut. Udara pagi yang cerah menikmati matahari terbit dari timur menyembul dari balik Gunung Rajabasa dan awan yang terlukis di langit menjadi hal yang tak terlupakan deburan ombak pun membuat kami seolah tak ingin beranjak.

Meski liburan bukan berarti melupakan olarhaga peserta plesiran PalTV pun melakukan senam bersama.

Di hari kedua kami sudah memiliki banyak jadwal tempat yang akan dikunjungi. salah satunya menara siger. Bila palembang memiliki Jembatan Ampera sebagai landmark atau ikon kebanggaan wong Palembang. Lampung memiliki menara siger di Bukit Bakaheuni dan menyambut tamunya dengan keindahan bumi lada hitam Lampung. Jika menyebrang ke Jakarta melalui Bakauheni kita bisa melihat  Menara Siger dari kapal feri.

Peserta plesiran PalTV pun menyempatkan berkunjung ke titik nol Jalur Lintas Sumatera atau Trans Sumatera yang berawal dan berakhir tepat di bawah kaki bukit Bakaheuni. Di Lampung sendiri memiliki keunikan karena setiap bangunan publik akan memajang mahkota siger. Mahkota siger adalah mahkota yang dipakai pengantin wanita  Lampung. Jika di Palembang seperti sunting. Bedanya pada siger memiliki jumlah tanduk atau pucuk kecil sebanyak 7 buah.

Di menara 7 lantai ini sendiri terdapat mahkota siger. Pengunjung bisa melihat langsung ke lantai atas atau sekedar melihat-lihat keindahan alam. Ada juga foto-foto yang menggambarkan wisata lampung hingga penjualan souvenir khas lampung.

Selain itu ada juga teropong yang digunakan untuk melihat pulau-pulau yang berada di kawasan bakauheni ataupun kapal-kapal yang akan bersandar maupun kapal yang akan menyeberang melalui selat sunda menuju Jakarta. Untuk menggunakan teoropong cukup dengan memasukkan koin seribu rupiah.

Dari ikon Lampung peserta plesiran merawat kesehatan kulit dengan mandi air panas di Pemandian Way Belerang Kalianda yang berada di lereng gunung Rajabasa. Peserta plesiran pun menikmati air hangat way belerang yang konon kabarnya air tersebut dapat mengobati sejumlah penyakit kulit.

Trip Lampung, Desember 2014

Pemandian air panas ini beberapa tahun belakangan ini dikelola Dinas Pariwisata Seni Dan Budaya Lampung Selatan berada di Desa Sukamandi persis di kaki gunung Rajabasa terletak 1281 meter di atas permukaan laut. Jaraknya sekitar 2 km dari pusat kota Kalianda ibukota kabupaten Lampung Selatan.

Sumber air panas belerang di tempat ini digunakan sejak tahun 1800-an pada zaman penjajahan Belanda. Disini terdapat dua kolam pertama kolam besar untuk orang dewasa sekitar 1,5 meter dalamnya dan kolam berukuran lebih kecil untuk anak-anak hanya 50 cm. Selain kolam ada juga gazebo bagi pengunjung. Fasilitas lainnya MCK dan ruang ganti baju pria dan wanita serta tempat bilas.

Areal kolam dikelilingi tembok setinggi kurang lebih 2 meter. Di tengah kolam air dewasa yang terdapat air beruap yang keluar dari sumber mata air panas belerang dari dasarnya. Bagi yang tidak bisa berenang cukup menyewa ban karet ukuran besar dan kecil. Jadi bisa mengapung ke tengah dan mengelilingi kolam atau cukup berendam dan berenang di tepian kolamnya saja.

Trip Lampung, Desember 2014

Di lokasi pemandian Way Belereng para pengunjung juga bisa menikmati kondisi alam yang alami ditemani semilir angin dan pemandangan gunung yang indah. Karena memang kawasan ini dikelilingi hutan yang lebat.

Trip Lampung, Desember 2014

Setelah dari way belerang kami pun pulang kembali ke Grand Elty dan menikmati aneka fasilitas water sport yang tersedia mulai dari banana boat, snorkelling hingga kano dan berenang di pantai.

 Di malam hari para peserta plesiran paltv menikmati makan malam di pinggir pantai. Semilir angin pantai sambil bercengkrama membuat suasana makan malam menjadi berbeda. Usai santap malam bersama para peserta plesiran paltv menikmati live music ataupun sambil ikut bernyanyi.

Hari Ketiga

Trip Lampung, Desember 2014

Perjalanan plesiran PalTV ke Lampung di hari terakhir memberikan pengalaman berbeda dari liburan-liburan sebelumnya. Di pagi hari peserta plesiran masih melanjutkan aktivitas water sport.

View this post on Instagram

A post shared by Suzannita (@suzannita) on

Dengan banyaknya fasilitas yang ditawarkan oleh  Grand Elty Krakatoa Resort tentu ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan ketika berkunjung ke sini. Hal ini menjadikan Resort Kalianda sangat cocok dikunjungi bersama pasangan keluarga maupun untuk acara gathering perusahaan.

Untuk aktivitas water sport  beberapa wahana yang bisa anda dicoba diantaranya berenang di kolam renang maupun di pantai memancing banana boat, kayak, jetsky hingga snorkelling.

Usai menikmati bermain di air sarapan kami pun langsung packing untuk pulang ke Palembang.

Trip Lampung, Desember 2014

Sebelum pulang pihak Grand Elty Krakatoa mengajak seluruh peserta plesiran untuk melakukan penanaman pohon. Sejak 2012 resort ini memang memiliki program Check Out For Earth Program. Dengan program Save Our Planet ini Grand Elty ini mengajak seluruh tamunya untuk peduli terhadap lingkungan.

Trip Lampung, Desember 2014

Dari Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort perjalanan dilanjutkan dengan membeli oleh-oleh keripik pisang khas lampung di Yen Yen hingga membeli t-shirt khas Lampung.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar