Ngapain Aja 5 Jam Transit di KLIA 2 Malaysia

Kuala Lumpur International Airport 2 merupakan bandara yang dikhususkan untuk budget airline dan bisa menampung hingga 45 juta penumpang setiap tahunnya. Bandara ini melayani penerbangan berbagai rute baik penerbangan domestik maupun penerbangan internasional.

Saat jalan-jalan ke Hong Kong kami memilih via Malaysia ini karena kami menggunakan budget airlines berwarna merah milik Malaysia. Tapi sebenarnya jika ingin ke Hong Kong juga bisa dilakukan dengan penerbangan langsung seperti dari Jakarta – Hong Kong. Karena berada di Palembang, kami memilih transit di Malaysia sebelum ke Hong Kong.

Sehingga untuk transit kami menyediakan waktu yang cukup panjang selama 5 jam sampai ke penerbangan selanjutnya. KLIA 2 ini merupakan bandara yang sangat besar. Bagi kalian yang transit harus memastikan waktu berjalan ke titik check-in sehingga tidak lari terburu-buru untuk check-in point. Meski ada juga layanan buggy, sejenis mobil yang bisa mengantarkan kita hingga gate keberangkatan.

https://www.youtube.com/watch?v=JAa1M6dwGds

Transit di Malaysia 5 Jam

Ada banyak hal yang bisa dilakukan sembari menunggu transit di KLIA 2 selama 5 jam tersebut. Kami sendiri saat tiba di Kuala Lumpur International Airport langsung mencari makan siang. Apa saja yang bisa dilakukan saat transit lebih dari 5 jam di KLIA 2.

1. Menikmati fasilitas Wi-Fi gratis dan kencang

Saat tiba di KLIA 2 tidak perlu panik kehilangan konektivitas karena disini tersedia fasilitas Wi-Fi gratis, cukup hidupkan jaringan Wi-Fi dan login, kita sudah bisa menikmati Wi-Fi gratis dan kencang. Tentunya hal ini tidak boleh dilewatkan karena sangat bermanfaat sembari menunggu waktu transit.

2. Wisata Belanja di KLIA 2

Bandara KLIA2 ini memiliki mall besar di dalamnya yakni Gateway. Toko ritel besar yang cukup lengkap dan murah tentu bisa menjadi pilihan untuk berbelanja. Luar biasa sembari menunggu penerbangan selanjutnya, kita bisa wisata belanja disini. Beragam barang-barang branded bisa ditemukan disini mulai dari baju, sepatu, mainan, kosmetik, parfum, grocery, makanan dan minuman hingga rokok dan minuman alkohol tersedia disini.

3. Wisata Kuliner di KLIA 2

Ada banyak restoran enak yang menyediakan makanan hal tersebar di KLIA 2 mulai dari area satelit hingga menuju gate keberangkatan. Sehingga dipastikan kita tidak kelaparan berada di KLIA 2 ini. Kami sendiri makan di Mamak Restaurant, salah satu kedai masakan khas malaysia. Menu yang ditawarkan pun sangat menggoda selera. Selain itu harga yang ditawarkan di restoran ini sangat terjangkau alias ramah di kantong. Kami pun memilih menu nasi lemak, nasi kandar dan laksa.

4. Istirahat di Lounge Sambil Menunggu Penerbangan

Tidak perlu khawatir tidak bisa beristirahat karena di KLIA 2 ini terdapat banyak ruang tunggu baik di dalam terminal hingga gate keberangkatan. Bahkan disini terdapat fasilitas ruang bioskop dan pusat kebugaran. Fasilitas The Movie Lounge yang membuat kita bisa menikmati aneka film pilihan sembari menunggu waktu keberangkatan.

5. Tidur di KLIA2

Jika tidak ingin surfing di dunia maya ataupun nonton dan berolahraga kita bisa tidur sembari menunggu penerbangan selanjutnya. Selain tidur di lounge, area menunggu atau tidur di area Mushola. Di KLIA 2 ini terdapat hotel juga mulai dari hotel kapsul, Sama-Sama Express Hotels atau Tune Hotels yang berada di terminal keberangkatan internasional. Sama-Sama Express Hotel bisa disewa per 6 jam yang ditujukan untuk mereka yang sedang transit.

6. Mandi di KLIA 2

Bagi yang ingin mandi di KLIA 2 tidak perlu ke hotel, karena di KLIA 2 ini terdapat fasilitas kamar mandi yang membuat kita bisa mandi dengan leluasa. Untuk bisa mandi gratis ini kita cukup ke Lantai 2 persis di sebelah KK Minimart ataupun di Level 3 di dekat gate keberangkatan.

Passport Suzan Tiket e1543239987758

Terbang ke Hong Kong

Penerbangan ke Hong Kong dari Malaysia menempuh waktu selama 3 jam setengah. Kami pun mendarat di Bandara Internasional Hong Kong pada malam hari. Hong Kong International Airport merupakan bandara tersibuk ke-10 yang bisa menampung hingga 53 juta penumpang per tahun.

Setelah melewati imigrasi, kami memutuskan melanjutkan perjalanan ke pusat kota menggunakan MTR. Namun sebelumnya kami harus membeli Octopus, kartu perjalanan yang digunakan sebagai alat pembayaran untuk transportasi dan belanja.

Suzannita di Hongkong International Airport

Kartu Octopus merupakan kartu must-have alias harus dimiliki selama berada di Hong Kong. Apalagi karena kami selama di Hong Kong menggunakan transportasi umum, dengan kartu ini kita bisa pergi ke mana saja tanpa harus membawa uang receh.

Hong Kong sendiri dikenal dengan sistem transportasi yang lengkap dan berkualitas. Berbagai moda transportasi tersedia di Hong Kong mulai dari transportasi angkutan massal MTR (Mass Transit Railway), bus, feri, trem, taksi, minibus dan sebagainya.

19 thoughts on “Ngapain Aja 5 Jam Transit di KLIA 2 Malaysia”

  1. Hai.. thanks sharingnya.
    Mau tanya, selama transit di KL, apakah bagasinya kita ambil? Atau kita baru ambil bagasi di airport HK?
    Kan agak males jg ya kalo mau keliling2 KLIA musti bawa2 koper. ?
    Thanks.

    Reply
  2. baru sekali mendaratkan kaki di malaysia di tahun 2017, seru juga ternyata yah mbak kalau kita transit pun gak akan bosan disana apalagi jalannya sama genk cewe gini, seruuu berfoto-foto dimana-mana deh

    Reply
    • Berguna banget ini infonya kak hehe kemarin juga dpt info dr temen yg transit di KLIA ini. Enakan untuk belanja ama kulineran emang ya kak biar ga bosan hehe

      Reply
  3. wah asik sekali nih liburaaaan. Pas transit lumayan lama juga ya 5 jam gitu , bisa buat jalan-jalan nih di malaysia cari sesuatu gitu hehe.

    Reply
  4. Mungkin sudah banyak perubahan ya KLIA, sekarang ada KLIA 2 juga. Kayaknya sih dulu pas tahun 2005 bandaranya masih 1 lokasi aja ya. Hihiii lamanyooo udah 14 tahun yang lalu.
    Dulu sempat transit di KLIA juga sebelum melanjutkan ke benua lain. Tahun segitu terkagum2 dengan kereta bandara. Dibela-belain dari bandara internasional ke domestik bolak-balik naik kereta ini hahahaa norak banget kan yak. Di Indonesia pan tahun segitu belum ada. :))

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com