Ayo Naik LRT di Palembang, Caranya Begini

Kereta ringan Light Rail Transit (LRT) Sumsel telah resmi beroperasi secara komersial. Menteri Perhubungan RI menandai pengoperasian LRT Sumsel ini dengan berangkat menggunakan kereta pertama yang berangkat dari stasiun Bandara menuju stasiun DJKA pada Rabu, 1 Agustus 2018.

Menteri Perhubungan di LRT

Dari stasiun LRT Bandara, kereta LRT ini berangkat pukul 04:37 WIB dengan tujuan Stasiun DJKA. Saat ini baru 6 stasiun yang bisa diakses dan menjadi tempat pemberhentian yakni stasiun Bandara, Bumi Sriwijaya, Cinde, Ampera, Jakabaring dan DJKA.

Pegawai LRT Sumsel

Baca Juga :Pengalaman Jadi Penumpang Pertama LRT di Palembang

Catat Jadwalnya LRT Sumsel (update)

Jadwal LRT Palembang

Untuk tahap awal pengoperasian LRT Sumsel yang resmi beroperasi melayani masyarakat mulai dari stasiun Bandara hingga stasiun DJKA.

LRT Palembang Bandara

Kereta pertama yang berangkat kereta dari stasiun DJKA Jakabaring Palembang mulai berangkat pukul 04:37 WIB dan terakhir pukul 16:25 WIB bandara mulai pukul 06:56 WIB. Sementara kereta dari stasiun bandara SMB II Palembang mulai berangkat pukul 06:15 WIB dan terakhir pukul 18:57 WIB. Jadwal ini sendiri masih belum fix dan nantinya akan mengalami perubahan lagi.

Tarif LRT Sumsel

 

Untuk naik LRT penumpang bisa menggunakan ticket manual yakni membeli langsung di loket yang berada di stasiun. Selain itu bisa juga menggunakan uang elektronik atau e-money yang dikeluarkan oleh bank.

Ticket LRT Sumsel Manual

Tarif LRT Sumsel ini mulai dari 5 ribuuntuk tujuan selain dari dan ke bandara sedangkan untuk tujuan dari dan ke Bandara SMB II Palembang dikenakan tarif senilai Rp 10ribu.

Caranya Begini Naik LRT Sumsel

Untuk naik LRT Sumsel kita harus menuju stasiun LRT. Beberapa stasiun ini bisa diakses dengan menggunakan tangga manual, travelator, eskalator hingga lift. Karena jalur LRT ini memang dibangun di atas jalan raya atau elevated.

Setiap penumpang yang ingin menggunakan LRT Sumsel, harus masuk melalui smart gate yang hanya terbuka jika kita sudah men-tapping tiket ataupun e-money kita. Jika tidak memiliki kartu uang elektronik kita bisa membelinya di loket tiket, kita bisa mengisi saldo sesuai yang diinginkan. Selain itu kita juga bisa menggunakan tiket manual untuk satu kali perjalanan.

Stasiun LRT Bandara

Setelah memiliki tiket ataupun e-money kita baru bisa melewati pintu masuk dengan mesin sensor uang elektronik atau mesin tapping ini.

Setelah menempelkan kartu uang elektronik ataupun tiket manual ini, kita baru bisa menuju peron. Jika di stasiun di luar bandara, untuk menuju peron kita harus naik menggunakan lift, eskalator maupun tanggal manual untuk menunggu kereta LRT datang.

Hal Yang Harus Diperhatikan di Dalam LRT

Ada hal-hal yang harus kita perhatikan jika berada di dalam LRT Sumsel, mulai dari hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan didalam LRT, mulai dari :

Suzan dan Blogger di dalam LRT Sumsel
Photo by : Mbak Ira
  1. Masuk kereta LRT dengan tenang dan antri, utamakan yang keluar terlebih dahulu. Tidak saling dorong saat masuk kedalam LRT, hal ini untuk menghindari terjatuh ke jalur LRT karena jalur LRT ini dipenuhi dengan listrik tegangan tinggi.
  2. Duduk dengan tenang didalam kereta LRT karena ada penumpang yang lain selain kita.
  3. Untuk penumpang yang berdiri, usahakan memegang handle agar tidak terjatuh.
  4. Tidak makan dan minum selama didalam kereta LRT.
  5. Tidak boleh merokok selama didalam kereta LRT.
  6. Tidak boleh membawa senjata api ataupun senjata tajam.
  7. Usahakan tempat duduk prioritas (priority seat) untuk ibu hamil maupun orangtua diberikan kepada mereka.
Suzan di dalam LRT
Photo by : Mbak Ira

Kehadiran LRT Sumsel ini menjadi wajah baru transportasi masa depan untuk kota Palembang dan Indonesia. Apalagi LRT Sumsel ini merupakan LRT pertama yang beroperasi di Indonesia. Selamat menggunakan LRT Sumsel ya

3 thoughts on “Ayo Naik LRT di Palembang, Caranya Begini”

  1. Wah baru liat ada tiket manualnya, ini bisa memudahkan yang memang belum tertarik beli uang elektronik atau wisatawan asing yang datang ya. Mungkin nanti bisa dikembangkan ke tiket dalam bentuk kartu kali ya mba.

    Harga tiketnya juga ga terlalu mahal. Semoga adanya LRT bisa membuat Palembang semakin maju dan transportasi umumnya semakin berkembang.

    Thanks sharingnya mba Suzan, kujadi pengen nyoba naik LRT Palembang *belum kesampean*

    Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com