Resiko Pekerjaan

Resiko Pekerjaan

Hari ini cukup terkejut saat seorang teman menyampaikan kabar tak mengenakkan karena berhubungan dengan pemberitaan yang kubuat.

Kasus ini sebenarnya sangat klasik, karena sejujurnya saat hendak memberitakan, saya sudah meminta izin untuk membuat pemberitaan tentang orang yang bersangkutan.

Bahkan untuk menutupi identitas, saya mengambil gambar dari belakang, bahkan saat ditayangkan suaranya sudah diubah menjadi suara robot.

Meski bagaimana pun kita berusaha untuk melakukan yang terbaik dan berlaku profesional, pemberitaan itu berdampak bagi narasumber dan akhirnya mempengaruhi hidupnya.

Entahlah, apakah pemberitaan itu sudah memukulnya terlalu keras atau bagaimana. Karena sejujurnya bukan saya sendiri yang memberitakan, masih ada koran lain. Jika kalian bertanya ini soal berita apa?. Mohon maaf saya tidak bisa memberitahukan secara detail karena ini menyangkut hidup seseorang.

Setiap pekerjaan beresiko termasuk profesi jurnalis, sangat rentan dengan resiko, meski sudah berlaku benar sekalipun masih beresiko #jurnalis

Setiap manusia tak luput dari salah,begitupun saya meski sudah berusaha profesional namun tetap saja terkadang #jurnalis masih dinilai salah

Satu berita bisa membahagiakan seseorang tapi satu berita juga bisa menghancurkan hidup seseorang #jurnalis

Saya pun tidak pernah bermaksud membuat hidup seseorang terpengaruh oleh pemberitaan yang saya buat #jurnalis

Saya tidak pernah memaksa seseorang untuk saya wawancara atau diberitakan, jika mereka tidak mau, saya pun tidak akan memberitakan #jurnalis

Mohon maaf jika ada beberapa pihak yang merasa tidak enak dengan pemberitaan yang saya buat #jurnalis

Saya akan bertanggung jawab untuk setiap perbuatan yang saya lakukan, benar atau salah itu hanyalah milik Allah SWT #jurnalis

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com