Kembali ke Titik Nol

Kembali Ke Titik Nol

Saat diri berada di titik terendah, tak ada kekuatan lain selain meminta pertolongan-Nya. Hati ini begitu mengharapkan-Nya. Entah harapan itu akan kembali atau hanya dalam mimpi hanya Dia pemilik seluruh kehidupan ini yang mengetahuinya.

Sesungguhnya tak ada satu pun yang tak dapat terjadi tanpa keinginan-Nya. Mungkin diri ini sudah terlalu jauh berjalan, mungkin ini saatnya untuk berhenti sejenak merefleksikan semua yang terjadi. Berpikir kembali mana yang benar mana yang salah. Apakah semuanya memang harus seperti ini.
Di bulan yang penuh berkah dan ampunan ini, mari manfaatkan setiap kesempatan menjemput ridho-Nya. Ya Rabb, ku berserah pada-Mu. Tak ada kekuatan di bumi ini yang bisa menandingi-Mu. Hanya Kau-lah pemilik kehidupan dan penentu segalanya. Ya Rabb, izinkan dan kabulkan lah permohonan ini. Aamiin…
Allahumma awzi’ naa anna ’iba bi annal ’afwa huwasabiiluttaqorrubi ilaika, wahdi quluubanaa linas- hula lanaa anna’ fuwa kulla man akhtho a fiinaa
Yaa Allah, Berilah kami pemahaman bahwa
sesungguhnya memberi maaf adalah jalan untuk
mendekatkan diri kepadaMU & berilah petunjuk pada hati
kami agar mudah bagi kami untuk memberi maaf pada
orang yang salah pada kami.

2 thoughts on “Kembali ke Titik Nol”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com