Teknologi

Budidaya Jamur Tiram Putih Makin Diminati

Sharing is caring!

Peluang jamur tiram putih, kini semakin diminati masyarakat karena harga jual yang stabil dan permintaan yang terus meningkat menjadi faktor banyaknya bermunculan petani jamur tiram. Penampilannya yang putih bersih dan rasa yang enak bak daging ayam juga ikut menjadi pilihan.

Budidaya Jamur Tiram Putih Makin Diminati

Saat membuat program taping Halo Palembang, saya berkenalan dengan Sugito Wiyono  yang membudidayakan jamur tiram putih. Awalnya Sugiyono memulai usaha budidaya jamur tiram ini karena ingin mencoba peruntungan setelah bekerja dengan salah siatu pembudidaya jamur tiram di Yogyakarta.

Budidaya Jamur Tiram Putih Makin Diminati

Jamur adalah makanan bergizi tinggi apalagi kandungan lemaknya rendah menyebabkean jamur layak dikonsumsi apalagi bagi yang berdiet.  Teksturnya seperti daging ayam menjadi makanan favorit bagi vegetarian atau mereka yang tidak memakan daging.

Budidaya Jamur Tiram Putih Makin Diminati

Kandungan nutrisi jamur terbilang lengkap selain kaya vitamin dan serat, jamur kaya kandungan mineral seperti kalium, kalsium, natrium, fosfor, besi dan magnesium. Selain itu makanan satau ini juga dipercaya sebagai makanan penurun kolesterol, antibakterial, antioksidan dan antitumor.   Bahkan dipercaya  bisa menyembuhkan penyakit asma, lever, diabeter, lemah jantung, anemia hingga kanker.

Peluang bisnis jamur tiram putih ini sangat terbuka bagi masyarakat Palembang karena ditunjang meningkatnya animo masyarakat mengkonsumsi makanan sehat sehingga menaikkan permintaan akan jamur konsumsi. Terlebih inkubasi jamur hanya 30 hari dan  bisa dipanen selama 120 hari  atau 4 bulan.

 

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar