Review,  Review Film

Alice In Wonderland, Cerita Standar Berbalut Busana dan Make Up Keren

Sharing is caring!

Akhirnya salah satu film yang paling kutunggu keluar juga Alice In Wonderland. Setelah menonton film ini di cinema 21 bareng Mbak Ira en Mbak Lies.Lagian alasan nonton film ini karena Jhonny Deep.

Jujur … jika dari segi ceria film ini sangat standar banget, dan ceritanya terlalu mudah ditebak, serta datar tanpa hentakan emosi, pokoknya kurang menggigit.

Dan asli rada sedikit kecewa dengan film ini, tetapi jika melihat kostum dan make up mata ini cukup dimanjakan dan Tim Burton banget. Sehingga sepanjang nonton film tersebut hanya melihat kostum dan make – up saja, tanpa mengikuti jalan ceritanya.

Tapi aku tau koq… jalan ceritanya. Petualangan dimulai saat Alice di jodohkan dengan Hamish (Leo Bill). Dipesta yang digelar oleh orang tua Hamish itu ia melihat sosok kelinci mengenakan rompi dan membawa sebuah jam.

Rasa penasarannya yang tinggi akhirnya membawa Alice mengikuti sang kelinci yang berujung pada jatuhnya ia kedalam sebuah lubang yang membawanya kembali kedunia yang selama ini ada dalam mimpinya. Disinilah petualangan yang penuh dengan imajinasi dan tidak pernah dibayangkan olehnya dimulai.

Soundtrack yang dinyanyikan Avril Lavigne, Tokio Hotel dan penyanyi cantik asal Estonia Kerli Koiv, cukup menghangatkan film yang kupikir terasa hambar tersebut.

Berbicara tokoh yang kusukai Hatter dan scene yang kusuka perang di atas papan catur , lucu aja gitu… πŸ˜€

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar