Bukan tempat-nya, tetapi nyenyak-nya.

Membaca artikel yang masuk ke emailku dari milis MTGW (:Mario Teguh Golden Ways) … jiwaku tergelitik karena untuk urusan tidur, ternyata boleh dibilang suzan rajanya tidur… ya kalo istilah Palembang itu “PELOR” (:nempel molor ) πŸ˜€ …

Sampe-sampe ada teman yang menjuluki sleeping beauty… wuiii keren ya πŸ˜€ … tapi ternyata kalo diartiin istilahnya TUKANG TIDUR wkwkwkwkkwwkkw :D… upsssss… ngakak…

Dan benar sekali bukan tempat-nya tetapi nyenyak-nya tidurmu itu… ya kalo tiap perjalanan, pasti pas di mobil, kapal, atau pesawat langsung bleeeeppppp… melayang ke dunia ketiga.

Nah kalo pas ngantuk banget, pokoknya dimana aja harus diusahakan tidur, ya masih pilih – pilih juga tempatnya, contohnya waktu dateng ke kost sahabatku mbak Lies… langsung ambil bantal dan tidur…. weleh-weleh :D. Pernah suatu kali tidur di motor dan akhirnya ditabrak orang :'( .

Kalo sekarang keseringan tidur di kantor, tempat favotir ya di meja komputerku πŸ˜€ … maaf ini harus dilakukan daripada tidak konsentrasi ngedit berita. O ya ini artikelnya , silakan baca aja πŸ˜€

tidur1Apa pun cara yang kau gunakan untuk membangun kehidupanmu,  janganlah kau lupa bahwa engkau tetap harus tidur dengan baik,  agar hidupmu menjadi utuh.

Ketahuilah bahwa, tidak ada bantal yang lebih lembut  daripada hati nurani yang bersih.

Dan untuk urusan tidurmu, ingatlah bahwa

Bukan tempat-nya, tetapi nyenyak-nya.

Kesulitan dihadiahkan kepada pribadi yang baik sebagai cara untuk lebih memuliakannya,  agar dia membangun kemampuan yang lebih besar untuk membahagiakan sebanyak mungkin orang lain.  Dan dengannya nyenyak tidurnya.

Dan kesulitan juga dihadiahkan kepada pribadi yang sedang salah  sebagai cara untuk membuatnya membenci keburukan dan merindukan kedamaian dari berlaku dalam kebaikan.  Dan dengannya,  kesulitan tidurnya adalah perintah untuk membersihkan nuraninya.

Keberhasilannya adalah pewarna dari doa-doa, yang ini penting bagi kebijakan keseharian kita, bahwa

Kekuatan terbesar yang mengalahkan stress adalah kemampuan untuk memilih pikiran yang tepat.

Dan Anda akan menjadi lebih damai jika yang Anda pikirkan adalah jalan keluar dari masalah;  bukan pembayangan dari penderitaan yang akan Anda alami,  jika datang sebuah masalah yang biasanya tidak pernah datang itu.

Marilah kita hidup sepenuhnya ikhlas dalam kebaikan, agar kita tidak berlaku seperti orang yang sengaja mempersulit pekerjaan Tuhan untuk membahagiakan kita.

Mudah-mudahan Tuhan tidak menunda lagi jawaban bagi doa-doa Anda bagi kesejahteraan dan kebahagiaan Anda dan keluarga tercinta.

Janganlah kita mengabaikan contoh yang sedang dipamerkan oleh Tuhan  dalam keseharian kita yang terkini,  bahwa tidak ada kekayaan yang bisa membeli tidur yang nyenyak, dan tidak ada kekuasaan yang bisa mendamaikan hati nurani yang tidak bersih – dari siksaan buruknya tidur di atas semahal-mahalnya bantal.

Perintah untuk membaca, adalah terutama untuk membaca pelajaran nyata dalam kehidupan.

16 thoughts on “Bukan tempat-nya, tetapi nyenyak-nya.”

  1. ngemeng-ngemeng..
    ntu gambar bed nya mbak..
    mesti desesuaikan donk dgn gya bobonya,,
    hualaaahh… bakal gag nyenyak tuh bobonya..

  2. Itu belinya kasur yang antik gitu di mana ya ? Trus bilangnya ke yang jual, mau beli kasur kaya punyanya Mbak Suzan, gitu kah ? hehhee

    Salam hangat
    Ben

  3. Sebagian orang rela mengeluarkan uang banyak karena ingin bisa nyenyak tidur, oleh karena itu beruntunglah yang diberi kemudahan untuk tidur nyenyak. Punya kasur mewah kalau enggak bisa tidur ya rugi. Lebih baik beralaskan springbed tapi tidurnya pules πŸ˜€

  4. Bener banget. Tempat tidur yang mewah dan berkelas bukan jaminan membuat org yan tidur di atasnya bisa nyenyak.. Yang penting Nyenyakya, bukan tempatnya.. Setujuuuuuuuuu

  5. “Kekuatan terbesar yang mengalahkan stress adalah kemampuan untuk memilih pikiran yang tepat”

    like this….tidur salah satu solusi… πŸ˜€

Comments are closed.

Translate Β»
HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com