• Lifestyle

    Canda Berujung Penjara

    Ingat ungkapan “Mulutmu Harimaumu”. Jadi hati-hatilah dalam berkata, bercanda jika tidak ingin merasakan sengsara. Mungkin tak pernah terpikir dalam bayangan ketiga penumpang Silk Air, Sarwojoyo Soeyono, M. Afandi dan Toni, yang harus mendekam di penjara, hanya karena bercanda soal bom di jaket yang digunakan Afandi. Gurauan itu ternyata ditanggapi secara serius oleh pramugari Silk Air yang melapor ke pilot, dan akhirnya penerbangan ke Singapura itu pun tertunda. Pesawat mundur lagi dari landasan pacu, dan kembali ke Afron lalu meminta pihak Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, mensterilkan pesawat. Iseng Isu Bom Picu Delay Kamis, 31 Maret 2011 03:45 PALEMBANG – Isu teror bom yang marak belakangan, baik di ibu kota…

  • Uncategorized

    Teror Bom Kembali Merebak

      Teror bom kembali merebak, tak hanya di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan dan kini teror bom itu juga terjadi di kota Palembang. Sabtu (19/03/2011) Kantor Asuransi Sinar Mas Cabang Palembang, mendapat teror bom. Kepala cabang Asuransi Sinar Mas Palembang, Aidil Ginting mendapatkan SMS dari orang yang tak dikenal dan menyatakan telah menaruh bungkusan bom yang siap diledakkan. Hal ini pun sempat membuat panik, pihak Sinar Mas langsung melapor. Tidak berapa lama tim Gegana Brimob Polda Sumsel langsung memeriksa kantor asuransi yang berlokasi di Jalan Kolonel Haji Burlian, Palembang. Hingga pukul 01.00 Minggu (20/03/2011) dini hari, petugas penjinak bahan peledak (Jihandak) Brimob Polda Sumsel mensterilisasi, memasang garis polisi dan menyisir seluruh…

  • Bali,  Travelling

    Tertegun di Monumen Bom Bali Legian

    Aku tertegun di depan  monumen yang terletak di Jantung Legian yang dibuat pasca terjadi peristiwa Bom Bali I pada 2002 silam. Peristiwa tersebut menyisakan duka dan sungguh memilukan. Monumen tersebut terletak di bekas Paddy’s Club yang hancur (Paddy’s Club yang baru dibangun beberapa meter dari lokasi kejadian). Monumen tersebut tampak bisu di tengah-tengah jalan Legian yang padat dan dipenuhi kios pedagang dan club. Jika berkunjung ke Bali,  lokasi ini adalah salah satu lokasi yang patut diabadikan. Dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Kuta maupun Poppies, tidak ada alasan bagi anda untuk tidak mengunjungi monumen ini. Pada monumen ini terdapat daftar nama korban peledakan bom pada kejadian 12 Oktober 2002 di…

  • Uncategorized

    Teror Bom Menghantui Palembang

    Apakah kematian Dulmatin tokoh teroris katanya yang dihargai Pemerintah Amerika Serikat USD 10 Juta  atau Rp 100 Miliyar oleh tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri Selasa (9/03/2010) kemarin menimbulkan teror baru. Entahlah… yang pasti hari ini Rabu (10/03/2010)  dua mal di kota Palembang,  yakni Palembang Square (PS) dan International Plaza (IP)   mendapatkan teror bom. Peneror menelepon Markas Kepolisian Sektor Ilir Barat I dan Sektor Ilir Timur I  menggunakan nomor telepon yang sama dan  mengatakan telah meletakkan bom yang akan segera meledak. Ancaman teror bom penelepon gelap itu datang tiga kali yang mengontak Polsek dan mengancam bom segera meledak. Pihak Polsek IB I  pun  melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan manajemen mall  sebelum…

  • Uncategorized

    Jakarta Meledak Lagi

    Dua buah bom meledak di Hotel JW Marriot dan The Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan Jumat pagi. Kejadian ini membuat Jakarta ditetapkan dalam status siaga I. Sebelumnya di tahun 2003 Hotel JW Marriot juga pernah dibom. Pengeboman terjadi pada 5 Agustus 2003 sekitar pukul 12.45 WIB di kawasan Mega Kuningan,Jakarta Selatan, Indonesia. Ledakan itu berasal dari bom mobil bunuh diri dengan menggunakan mobilToyota Kijang dengan nomor polisi B 7462 ZN yang dikendarai oleh Asmar Latin Sani. Ledakan tersebut menewaskan 12 orang dan mencederai 150 orang. Akibat peristiwa itu, Hotel JW Marriottditutup selama lima minggu dan beroperasi kembali tanggal 8 September 2003. Pada 17 Juli 2009 hotel JW Marriot bersama dengan…

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com