Foodie,  Lifestyle,  Malaysia,  Thailand,  Travelling

Day 2: Dari i-City Shah Alam hingga Hatyai

Sharing is caring!

IMG_20151119_102337

Di hari kedua host Couchsurfing mengajak saya ke i-City Shah Alam. Namun sebelumnya saya diajak brunch di Restoran Saji Bistari. Roti Canai Telur dan Hot Lemon menjadi pilihan. Restoran yang buka 24 jam ini menyajikan aneka makanan yang menggugah selera, dan menjadi satu dari 4 restoran India yang berada di kawasan Kepong.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Setelah menikmati brunch, perjalanan dilanjutkan menuju i-City Shah Alam. Dari Kepong menuju ibukota dari Selangor ditempuh selama 1 jam dengan menggunakan kendaraan pribadi, itupun tanpa macet.

Image 1

i-City sendiri merupakan kota digital ultrapolis, kota berbasis teknologi yang dibangun berkelanjutan ini terdiri dari kompleks perkantoran, pabrik, perumahan, mall hingga theme park. Tujuan utama hari ini adalah i-City Leisure Park.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Disini terdapat beberapa arena dan terbagi menjadi 3 bagian, Pintu A untuk City Digital Lights, Pintu B untuk Water World dan SnoWalk serta Pintu C untuk Fun World. Suzan diajak ke Pintu C menikmati Fun World.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Disini saya hanya menikmati Trick Art Museum dan Red Carpet. Kedua atraksi menurut host Couchsurfing paling menarik diantara atraksi lainnya. Karena untuk masuk setiap wahana harus membayar dan berbeda untuk penduduk lokal dan turis luar negeri. Sebenarnya saya ingin menikmati seluruh wahana, mencoba SnoWalk hingga bermandi cahaya di City Digital Lights.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Di Red Carpet, saya berkeliling dan berfoto-foto dengan patung artis-artis terkenal. Red Carpet ini hampir sama seperti Madame Tussauds, tapi ada beberapa karakter yang tidak mirip dengan aslinya.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Dan pastikan jika datang menikmati wahana seperti ini harus membawa teman atau tripod karena sulit sekali untuk mengambil foto diri sendiri. Apalagi pegawai disini dilarang untuk membantu mengambil foto pengunjung.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Beruntung di Trick Art Museum, sang host Couchsurfing masuk bersama Suzan dan membantu untuk mengambil foto. Trick Art Museum ini berisi puluhan lukisan 3 dimensi yang jika difoto akan terlihat seperti asli atau nyata.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Tidak perlu bagaimana mengambil gambar karena di setiap lukisan terdapat petunjuk untuk mengambil gambarnya. Museum ini buka dari jam 11 siang. Dan semakin banyak pengunjungnya di malam hari atau di akhir pekan.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Dari i-City, saya diajak makan siang di Restoran Al-Mehraj, satu dari sekian restoran India yang berada di kawasan Kepong. Banyak menu yang tersedia di restoran yang buka 24 jam ini. Mulai dari Nasi Briyani, Nasi Lemak hingga Western food.

IMG_20151119_143145

Pilihan jatuh pada Mie Goreng Pattaya, sebenarnya masakan ini khas Thailand, mie goreng yang berbalut telur. Dan minumannya tetap Hot Lemon. Rasa mie ini agak berbeda dari mie goreng yang biasa disantap tapi enak, masih bisa diterima lidah Indonesia.

IMG_20151119_230816

Setelah beristirahat dan packing, akhirnya perjalanan dilanjutkan menuju Hatyai, Thailand dengan menggunakan KTM Intercity. Namun sebelumnya dari Kepong Sentral Station harus menuju KL Sentral, sebagai pusat transportasi di Kuala Lumpur.

IMG_20151119_210328

Tiba di KL Sentral, hal pertama yang dilakukan adalah makan malam dan pilihan jatuh pada Chicken Rice. Menu makan malam yang berat sebagai bekal perjalanan lebih dari 11 jam menuju Hatyai. Dari Chicken Rice, saya sempat melipir menghabiskan waktu di Nu Sentral, mall yang terletak di KL Sentral ini.

IMG_20151120_000617

Petualangan menuju Thailand Selatan dengan menggunakan Kereta Tanah Melayu (KTM) Intercity pun dimulai pukul 00.30 dini hari. Kereta api yang menghubungkan Malaysia dengan Thailand ini juga menghubungkan Singapura. Selain banyak yang memilih menggunakan kereta karena alasan lebih murah dan lebih praktis serta bisa beristirahat di kereta.

IMG_20151120_004149

Dan ini adalah kali pertama saya menggunakan kereta dengan bed alias sleeper train. Untuk yang ingin menggunakan KTM Intercity khususnya yang bed, harus booking satu bulan sebelum keberangkatan karena jika lewat dipastikan tidak bisa mendapatkan tempat.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar