Pasar Terapung Hat Yai – Klonghae Floating Market

Sharing is caring!

15-11-20-18-43-17-807

Agenda setelah tiba di Hatyai, Thailand Selatan, adalah wisata kuliner di Klonghae Floating Market (ตลาดน้ำคลองแห). Thailand memang terkenal dengan pasar tradisional yang terapung di atas sungai. Klonghae Floating Market dikenal sebagai tempat wisata kuliner dan belanja pakaian. Hal uniknya para penjual kuliner menjual dagangannya dari atas perahu di atas Sungai.

Setelah menuntaskan Manggo Sticky Rice milik Mc.D, akhirnya negosiasi harga sewa tuk-tuk, alat transporstasi khas Thailand. Karena memang tidak ada transpotasi umum untuk menuju Klonghae Floating Market. Harga 400 bath pun disepakati untuk ongkos bolak balik Lee Garden Plaza – Klonghae Floating Market.

Sekitar 35 menit berada di tuk-tuk, saya tiba di salah satu tujuan wisata paling populer di wilayah ini. Karena siapa saja yang ke Hat Yai akan memasukkan itinerary ke pasar terapung unik ini .

Lokasi pasar terapung di Thailand Selatan ini tepat di bawah sebuah jembatan. Saat berada di atas jembatan, kita bisa melihat perahu warna-warni berjejear dan menjadi pemandangan yang begitu menarik di sore itu. Perahu-perahu kayu ini ditambatkan di tepi sungai.

 

 

Pasar terapung ini sebenarnya sederhana saja dan bahkan lebih kecil dibandingkan pasar terapung yang ada di Bangkok. Puluhan perahu berjejer dengan setiap perahu terdapat satu atau dua pedagang.

Pasar terapung Klonghae ini buka hanya dari hari Jum’at, Sabtu dan Minggu dari pukul 15.00 hingga 21.00. Dan semakin malam, semakin banyak pengunjung yang datang. Lebih baik datang di pukul 16.00-18.00 atau 17.00-19.00 karena semakin malam, akan sulit mendapatkan meja dan kursi untuk menikmati aneka jenis kuliner yang dibeli.

Jika datang bersama rombongan lebih baik mencari meja dan tempat duduk, baru berburu kuliner. Tapi jika sendirian, langsung hunting saja makanan yang hendak dicicipi dan berhati-hati untuk muslim ya, karena ada beberapa pedagang yang jual pork disini.

 

 

Hampir semua jenis makanan lokal Thailand baik makanan ringan, makanan utama hingga  minuman  dijual oleh pedagang yang di pasar terapung. Harganya pun sangat terjangkau dari 15 bath hingga 65 bath.

Ada nasi goreng Pattaya (nasi goreng khas Thailand berselimut telur dadar),  Tom Yam, Pad Thai (mie/kwetiau goreng yang dimasak dengan tauge, telur dan daging ayam atau udang kering), ada juga yang menjual Guay Teow Rhua (mie perahu). Pasatikan membeli Mango Sticky Rice dan Es krim Kelapa khas Thailand serta Luk Chub, kue khas Thailand berbentuk buah dan sayur yang mengkilat.

Es Krim Kelapa

 

Luk Chub

 

Mango Sticky Rice

 

Pad Thai

 

Pad Thai

 

Guay Teow Rhua
Guay Teow Rhua

 

Ada juga yang menjual Khanom Krok, kue bulat kecil yang terbuat dari campuran terigu dan santan. Selain itu disini banyak yang menjual ayam goreng dan aneka jenis gorengan lainnya. Thailand memang terkenal dengan kerenyahan ayam gorengnya.

Khanom Krok
Khanom Krok

 

 

 

Ayam Goreng khas Thailand

 

Buah Kenari

Ketika tiba pertama disini, saya langsung menuju perahu yang menjual air kelapa muda. Menariknya kita memilih wadah untuk minum, jika bambu 25 bath, kendi 30 bath dan cangkir plastik 15 bath. Harganya sudah termasuk minumannya yang bisa kita pilih mulai dari air nira, air kelapa muda, es jeruk maupun es leci.

Dan kita bisa membawa pulang tempat minum tersebut sebagai oleh-oleh. Saya sendiri lebih memilih yang kendi, karena bentuknya unik, meski agak berat membawanya.

Cara membayarnya pun sangat unik, karena jarak yang cukup jauh dengan pembeli, sang pedagang menggunakan keranjang untuk meletakkan makanan dan uang, makanan diambil dan uang pun diletakkan di keranjang.

 

Saya juga jatuh hati kue khas Thailand, Luk Chub. Kue cantik berbentuk seperti buah dan sayuran mini, awalnya merupakan kue  untuk anggota kerajaan di istana. Proses pembuatan luk chub cukup lama karena harus membuat pasta kacang hijau, membentuknya menjadi aneka jenis buah dan sayuran, mencelupkan dalam pewarna makanan dan melapisi kue agar mengkilap dengan gelatin.

Disini juga tersedia aneka jenis saus, sambal dan kecap, sebagai penambah nikmat selera. Letaknya berada di bawah pondokan, sehingga memudahkan pembeli untuk menikmati makanannya.

 

Saya juga membeli  Kha Niew Ma Muang atau lebih dikenal dengan nama Mango Sticky Rice. Mangga segar khas Thailand yang dimakan bersama ketan dan krim santan manis. Ketan kukus berkuah santan dengan irisan mangga matang ini adalah jajanan paling terkenal dari Thailand. Rasanya manis, segar dan nikmat sekali.

Roti Rapuh

Saya yang penasaran akhirnya mencicipi roti rapuh, sebenarnya Saya pernah mencoba makan roti tissue khas restoran Penang di Palembang dan rasanya juga hampir sama, tapi karena penasaran bagaimana cara membuatnya, Suzan pun membeli roti rapuh ini.

Selain makan disini juga terdapat banyak lapak yang menjual aneka jenis oleh-oleh khas Thailand.

Hatyai Khlong Hae Floating Market 
Buka     : Jum’at, Sabtu, Minggu
Jam       : 15.00 – 21.00
Alamat : Khlong Hae Khutao Road, Khlong Hae, Hatyai, Thailand
Telpon : 074 580888

2 thoughts on “Pasar Terapung Hat Yai – Klonghae Floating Market

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *