Event · Lifestyle · Palembang

Musi Jazz Sriwijaya 2017

Sharing is caring!

Musi Jazz Sriwijaya kembali digelar dan ini adalah kali ketiga saya menghadiri event musik jazz di Palembang ini. Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Erasmus Muis, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan menggelar Musi Jazz Sriwijaya 2017 di Kuto Besak Theater and Restaurant, Jumat (17/11/2017) malam. Selalu ada yang berbeda di setiap event Musi Jazz mulai dari penampilan artis nasional hingga internasional. Seperti pada Musi Jazz Sriwijaya 2017 menghadirkan musisi jazz tanah air, Dwiki Dharmawan dan Rembrandt Frerichs Trio, musisi jazz asal Belanda .

Tepat pukul 19.30 WIB acara dimulai dengan penampilan musisi Jazz Palembang. Selain itu ada juga penampilan tembang Batanghari Sembilan, sastra tutur yang diiringi musik tradisional Sumatera Selatan. Berselang satu jam, Dwiki Dharmawan tampil memukau para pecinta musik jazz Palembang. Tidak ketinggalan sang istri, Ita Purnamasari, ikut tampil menghibur. Bahkan penonton ikut bernyanyi penyanyi pop Rock era 90-an ini menyanyikan lagu tradisional Lir-Ilir.

Akhirnya penampilan yang ditunggu-tunggu, Rembrandt Frerichs Trio tampil. Balutan musik classic jazz membuat penonton terpukau. Rembrandt Frerichs seola-olah membawa pengunjung yang hadir ke era 1930. Musik jazz yang lembut membuat malam itu begitu romantis. Tidak hanya penampilan tunggal, Rembrandt Frerich juga mengajak musisi jazz Palembang berkolaborasi dengan  mereka. Lagu Palembang seperti Nak Pempek Tulah dan Kain Songket ikut menghibur penonton.

Rembrandt Frerichs adalah pianis asal Belanda dan memiliki grup musik Rembrandt Frerichs Trio. Bahkan di Belanda, album Self Portrait masuk nominasi Edison Award, Grammy Award dari Belanda.

Acara yang dihadiri oleh Gubernur Sumsel, Alex Noerdin ini mendapatkan sambutan positif sekali baik dari orang nomor satu di Sumsel tersebut maupun dari penonton yang hadir. Musi Jazz Sriwijaya ini merupakan acara yang memadukan musik dan budaya menjadi satu. Setidaknya lebih dari 500 penonton yang hadir malam itu terhibur dengan kolaborasi musisi lokal, nasional dan internasional.

Kini musik tradisional bisa bersanding dengan musik modern. Bahkan dengan balutan yang lebih elegan seperti jazz ini. Apalagi musik merupakan pemersatu budaya. See you again on Musi Jazz Sriwijaya 2018.

Psssttt… ini foto saja sama bintang utama Musi Jazz Sriwijaya 2017, jangan dibuat gosip ya, si Rembrant aja yang fotonya sok akrab. (*pembelaan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *