Lifestyle · Malaysia · Teknologi · Travelling

i-City Shah Alam, Kota Digital Ultrapolis

Sharing is caring!

Image 1

Dihari kedua, saya menikmati perjalanan ke i-City. Perjalanan dari Kepong ke Shah Alam, ibukota Selangor  diakses dalam satu jam berkendara, jika tanpa macet.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

i-City Shah Alam adalah kota digital ultrapolis, kota berbasis teknologi yang dibangun berkelanjutan ini terdiri dari kompleks perkantoran, pabrik, perumahan, mall hingga theme park. Tujuan utama hari ini adalah i-City Leisure Park.

Image 9

Hal jenius sebagai salah satu cara untuk menarik minat pengunjung untuk datang ke Shah Alam.  i-City Leisure Park ini seluas  72 hektar, dengan tampilan penuh cahaya lampu LED berwarna-warni pada malam hari hingga aneka jenis wahana.  i-City terdiri dari 3 pintu (gate). Setiap pintu menuju wahana yang beragam dan pastinya sangat menarik. Pintu A  untuk City of Digital Lights. Pintu B untuk Water World dan Snow Walk.  Sedangkan pintu atau gate C untuk Fun World & City Walk.

 

Image 5

Atraksi di gate A seperti giant ferris wheel berwarna-warni, super swing, komidi putar (carousels), magical christmas, spacewalk, desert trail, circus travel,  pirate ship hingga jungle track. Disini mata dimanjakan dengan teknologi tata lampu yang sangat canggih.

Image (1)

Wahana di Gate B terdapat Water World dan SnoWalk. WaterWorld pilihan ideal dikunjungi siang hari baik untuk anak-anak dan orang dewasa, disini bisa bermain permainan air, rainbow slide dan wahana air, seperti River Adventure melalui LED – lit caves, jacuzzi raksasa, dan Wave Pool dengan sensasi rides nya, Tornado. Sedangkan di SnoWalk ada ice age, north pole adventure dan water futsal.

Image 10

Dan pastinya terdapat banyak tempat makan dan kafe yang menawarkan berbagai pilihan hidangan lokal dan internasional.

Image 8

Saat matahari terbenam di i-City, kita bisa menikmati jutaan lampu LED di hutan maple dan pohon pinus buatan yang unik, bunga matahari, burung merak, flamingo,  hingga jerapah. Untuk menikmati lampu-lampu ini sejak pukul 19.00 hingga 03.00 setiap harinya.

Image 6

Kota digital dengan berbasis ICT di Malaysia adalah kota berkelanjutan di kota Shah Alam, ibukota Selangor. Saya sendiri disarankan untuk menikmati permainan di Gate (pintu) C yang terdapat Fun World dan City Walk. Di Fun World terdapat cinema 5D, choo choo train, amusement ride, children traffic park dan bumper cars. Sementara City Walk terdiri dari kids world, house of horror, Trick Art Museum hingga Red Carpet, museum lilin.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Saya sendiri hanya masuk ke 2 wahana di Gate C yakni Trick Art Museum dan Red Carpet, karena menurut host Couchsurfing hanya 2 wahana ini yang menarik. Padahal saya ingin menikmati Water World, SnoWalk dan City Digital Lights. Untuk masuk setiap wahana ini harus membayar dengan menggunakan kartu yang sebelumnya harus dibeli. Di kartu tersebut terdapat balance yang dapat digunakan untuk masuk setiap wahana, dan harga tiket masuk untuk penduduk lokal dan turis manca negara berbeda.

Red Carpet Wax Museum

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Red Carpet sendiri merupakan museum lilin yang memamerkan patung lilin artis atau tokoh terkenal di dunia yang dibuat menyerupai Madame Tussauds. Meski patung-patung yang dipamerkan tidak terlalu mirip dengan aslinya. Berbeda dengan Madame Tussauds yang hasil patung lilinnya hampir serupa dengan yang asli.

Di Red Carpet ini, saya harus menghabiskan waktu lebih lama karena tidak membawa tongsis, tripod ataupun photographer yang bisa mengambil foto, jadi saya harus memilih tempat dan menggunakan timer saat berfoto.

Trick Art Museum

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Trick Art Museum adalah museum yang berisi puluhan lukisan 3 dimensi yang jika difoto akan terlihat seperti asli atau nyata. Tidak perlu bagaimana mengambil gambar karena di setiap lukisan terdapat petunjuk untuk mengambil gambarnya. Museum ini buka dari jam 11 siang. Dan semakin banyak pengunjungnya di malam hari atau di akhir pekan.

Disini sang host Couchsurfing masuk bersama saya dan membantu untuk mengambil foto untuk saya. Alhamdulillah, jadi di Trick Art Museum kurang dari setengah jam sudah selesai.

Cara ke i-City Shah Alam

  1. Kendaraan Pribadi/sewa
  2. Bus dari kuala lumpur,  naik bus Rapid KL  nomor U80 tujuan stasiun/terminal bus Shah ALam, lalu naik bus Rapid KL nomor U605, yang turun langsung ke i-city Shah alam.
  3. Kereta api KTM komuter  turun di stasiun Padang jawa, dari KL sentral pilih tujuan Port Klang tiba di stasiun kampung jawa ini, naik taksi sekitar RM 7.00 atau RM 10.00.
  4. Taksi dari Kuala Lumpur sekitar RM 70.00 atau bisa lebih mahal lagi.

3 thoughts on “i-City Shah Alam, Kota Digital Ultrapolis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *