Indonesia,  Travelling,  Yogyakarta

Napak Tilas Film AADC 2

Sharing is caring!

Berawal dari kompetisi yang digelar simPATI #GoDiscover AADC2 yang menantang menentukan akhir dari film Ada Apa Dengan Cinta 2. Akhirnya membawa saya bersama Desy, Brian dan Hendra diajak melihat langsung lokasi shooting film yang   diproduseri oleh Mira Lesmana dan Riri Riza ini.

Selama 3 hari 2 malam (13-15 Mei 2016) kami diajak mengunjungi lokasi shooting film AADC2 ini yang 70 persen berada di Yogyakarta. Kesempatan ini pun menjadi pengalaman tak terlupakan, apalagi kisah cinta Rangga dan Cinta akhirnya bisa terjawab setelah 14 tahun lamanya.

Bahkan saya juga langsung merasakan menonton film AADC di XXI Yogyakarta. Perjalanan #GoDiscover ini juga membuat kami merasakan langsung setiap moment saat berada di tempat-tempat scene lokasi syuting AADC2. Berikut lokasi shooting film AADC2 yang kami #GoDiscover bersama simPATI.

1. Warung Masakan Omah Bu Ageng

Setelah tiba di Yogyakarta dan meletakkan seluruh bawaan di Indies Heritage Hotel, kami langsung makan siang di Warung Makan Bu Ageng. Ini adalah tempat scene shooting Milly, Karmen dan Maura menunggu Cinta. Kami menyempatkan menikmati sajian menu yang khas dan lezat di  tempat makan yang berada di Jalan Tirtodipuran No 13, Mantrijeron, Yogyakarta. Menu utama makanan ini adalah nasi campur yang khas masakan rumahan.

Kalau beruntung, kalian bisa bertemu dengan sang pemilik warung makan ini, budayawan Butet Kertaredjasa. Tidak hanya bisa foto bersama namun bisa juga berdiskusi dengan sang budayawan tersebut.

2. Padepokan Seni Bagong Kussudiardja

13116703_534184846766057_49436200_n

 

#GoDiscover Napak tilas perjalanan Cinta dan Rangga di Yogyakarta selanjutnya menuju Padepokan Seni Bagong Kussudiardja. Di rumah budaya yang dikelola Yayasan Bagong Kusssiardja ini kami sempat memperagakan scene Rangga memberikan penjelasan kepada Cinta.

Padepokan yang berdiri pada tahun 1978 ini berlokasi di Kembaran RT 04/RW 21, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Setiap bulannya, di padepokan seni tari, karawitan, teater, ketoprak hingga musik ini rutin menggelar pentas seni Jagongan Wagen untuk umum.

3. Keraton Ratu Boko

Selanjutnya perjalanan #GoDiscover napak tilas AADC2 membawa kami merasakan petualangan Rangga dan Cinta di Keraton Ratu Boko. Dan kami ditantang memperagakan scene Rangga dan Cinta berlarian di tengah rintik hujan, romantis. Tidak hanya video, photoshoot ala Cinta dan Rangga wajib dilakukan.

13167295_826562820810859_425585907_n

Keraton Ratu Boko terletak di Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, sekitar 3 km dari Candi Prambanan. Peninggalan sejarah Kerajaan Mataram pada abad ke-8 ini sejak awal berdirinya memang diperuntukkan sebagai tempat peristirahatan. Selain bangunan candi, kita masih bisa menyaksikan kolam pemandian, lapangan, pendopo.

scene-keraton-ratu-boko

Menariknya gerbang utama yang menghadap ke barat ini membuat kita bisa menyaksikan matahari terbenam. Sehingga Keraton Ratu Boko ini adalah salah satu tempat terbaik para pencari sunset. Apalagi saat hari beranjak sore hari, kawasan ini semakin asyik untuk bersantai, duduk bersama teman atau keluarga dan pasangan hingga berjalan-jalan mengelilingi kompleks candi.

4. Sate Klatak Pak Bari

Setelah dari Keraton Ratu Boko, rombongan kami sebenarnya mampir ke Tebing Breksi, tapi lokasi ini tidak termasuk dalam scene AADC2. Hari beranjak malam dan kami pun menikmati lezatnya Sate Klatak Pak Bari. Di lokasi ini Rangga mengajak Cinta makan malam. Sate Klatak Pak Bari terletak di Pasar Wonokromo, Pleret, Kecamatan Bantul dan sangat terkenal di Yogyakarta. Karena banyaknya pengunjung yang datang untuk menikmati sate klatak.

sate-klatak-pak-bari

Pastikan datang lebih awal sekitar pukul 6.30 malam. Pasalnya, kalau datang terlambat saja berarti semakin lama kita bisa menikmati sepiring sate klatak yang dibakar dengan menggunakan tusuk dari  jari-jari sepeda tersebut. Selain itu yang membuat sate klatak sangat khas karena hanya menggunakan bumbu garam dan tidak disajikan dengan bumbu kacang atau kecap seperti sate kebanyakan. Rasanya semakin bertambah nikmat dengan sepiring nasi putih hangat dan satu porsi tongseng.

sate-klatak-pak-bari1

4. Punthuk Setumbu

#GoDiscover napak tilas romantisme AADC2 membawa kami merasakan langsung saat Rangga dan Cinta berburu sunrise di Punthuk Setumbu. Untuk bisa menyaksikan langsung matahari terbit seperti Rangga dan Cinta, kami harus meninggalkan Indies Heritage Hotel pukul 3 dini hari. Saat tiba di Punthuk Setumbu, sebelum naik kami langsung melaksanakan shalat subuh.  Puthuk Setumbu yang terletak di Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang ini merupakan sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 400 mdpl yang terletak di gugusan Pegunungan Menoreh.

punthuk-setumbu

Sensasi terbesarnya adalah menahan dingin sambil terus bergerak ke puncak bukit. Meski sempat ngos-ngosan, namun semua itu terbayar menyaksikan keindahan matahari yang muncul di ufuk Timur. Panorama keindahan matahari terbit dari balik Gunung Merapi dan siluet Candi Borobudur berselimutkan kabut menjadi daya tarik tersendiri. Tak hanya itu kami juga bisa melihat tujuan kami selanjutnya yakni Rumah doa Bukit Rhema dengan  puncak kubah berbentuk kepala Ayam atau Burung Merpati.

13248945_845746338903047_1007536435_n

5. Rumah Doa Bukit Rhema

Sebelum ke Punthuk Setumbu, Rangga mengajak Cinta ke Rumah Doa Bukit Rhema.  Keduanya bisa menghapus kesan angker di bangunan yang terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Magelang, di atas Bukit Menoreh. Bangunan yang sering disebut Gereja Ayam ini  karena bangunannya yang mirip seekor ayam padahal sejatinya, penggagas bangunan ini, Daniel Alamsjah  menginginkan Rumah Doa ini berbentuk  burung merpati seperti dalam mimpinya.

img-20160514-wa0008

Menariknya di bangunan yang diharapkan menjadi Rumah Doa seluruh umat ini, kita bisa menyaksikan pemandangan indah di sekitar Bukit Menoreh. Lukisan alam itu pun menjadi magnet orang untuk datang. Setiap pengunjung yang ingin masuk pun dikenakan tarif 5 ribu rupiah dan hanya bisa selama 10 menit di atas puncak bangunan, agar bisa bergantian dengan pengunjung yang lain. Tidak hanya itu, kita juga melihat seluruh sisi bangunan yang kini dibangun kembali setelah sempat terhenti pada tahun 2000.

5. Via-Via Restaurant and Bakery

via-via

Setelah menikmati keindahan pagi di Punthuk Setumbu dan Rumah Doa Bukit Rhema, kami pulang ke hotel untuk berisirahat. #GoDiscover napak tilas AADC2 berlanjut saat makan siang di Via-Via Restaurant and Bakery. Tempat makan ini memang terkenal di kalangan ekspaktriat. Selain menyajikan menu makanan yang nikmat baik masakan Indonesia maupun Western. Kita bisa membeli roti di bakery yang terletak di jalan Menukan, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta, dekat dengan Jalan Prawirotaman. Sama seperti saat Milly dan Karmen membeli roti dan akhirnya untuk pertama kalinya melihat Rangga.

6. Makam Panembahan Senopati

Di hari terakhir perjalanan #GoDiscover napak tilas AADC2 diawali dengan mengunjungi Makam Panembahan Senopati. Kompleks Pemakaman Raja Mataram ini menjadi salah satu lokasi shooting, saat Rangga dan Cinta berjalan setelah dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja.  Makam Panembahan Senopati  ini sendiri terletak di Kotagede. Ada peraturan tertulis bagi yang ingin mengunjungi makam, bagi wanita harus menggunakan sanggul dan kain lengkap, termasuk tidak boleh mengambil foto.

7. Kota Gede

13187936_550908671755577_1608274899_n

Dari Makam Panembahan Senopati, kami melanjutkan perjalanan berkeliling Kota Gede dengan menggunakan becak. Wisata ini cukup menarik apalagi karena bisa menikmati suasana Kota Gede dengan cara berbeda. Keceriaan Geng Cinta terlihat saat berwisata dengan becak.

8. Lokal Resto

13151286_611655715656076_833412112_n

Setelah menikmati keindahan kota Gede, perjalanan #GoDiscover napak tilas AADC2 berakhir di Lokal Resto. Restoran yang menjadi bagian dari hotel Lokal ini memiliki konsep yang unik serta desain yang menarik mata. Restoran ini berada di Jalan Jembatan Merah nomor 104C. Tak hanya suasana yang asyik dan enak, menu makanan yang disajikan pun mengundang selera. Sehingga wajar saja jika Lokal Resto ini sangat ramai dikunjungi. Bahkan kami harus menunggu untuk bisa santap siang disini.

img-20160515-wa0043

Lokal Resto ini menjadi tempat shooting scene Geng Cinta menceritakan soal Rangga kepada Cinta. Kalau sudah photoshoot seperti ini sudah mirip aslinya belum ya.

Karena keterbatasan waktu, membuat kami tidak mengunjungi beberapa lokasi shooting AADC2 yang lain seperti

9. Greenhost Boutique Hotel

Saat kami datang ke Yogyakarta, Greenhost Boutique Hotel ini yang menjadi lokasi shooting AADC2  full booking membuat kami tidak bisa menginap disini.  Greenhost Boutique Hotel terletak di  Jl. Prawirotaman II No.629, Brontokusuman, Yogyakarta.

greenhost-boutique-hotel

Hotel  bintang empat ini sangat unik dengan konsep ramah lingkungan (eco green). Setting Pameran Instalasi Seni Eko Nugroho inilah yang mempertemukan Rangga dan Cinta setelah sekian lama berpisah.

10. Sellie Coffee

 

Tentu ingat dengan kalimat yang diucapkan Cinta saat bertemu Rangga : “Rangga, apa yang kamu lakukan ke saya itu… JAHAT!

Kalimat itu  diucapkan setelah keesokan pagi mereka bertemu di Sellie Coffee. Kedai kopi yang terletak di Jalan Gerilya 822 Prawirotaman II Yogyakarta ini cukup terkenal di Yogyakarta. Konon di Sellie Coffee menyajikan ratusan jenis kopi nusantara dari berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan tempat ini sering menjadi  tempat pameran karya seni untuk para seniman.

11. Papermoon Puppet Theatre

Lokasi lain yang tidak bisa kami datangi adalah  Papermoon Puppet Theatre. Pasalnay saat kami datang, sang pemilik teater boneka ini tidak ada di Yogyakarta karena berada di luar negeri.

papermoon-puppet-theatre

Papermoon Puppet Theatre yang berlokasi di Jalan Langensuryo KT II No 176 ini didirikan oleh Maria Tri Sulistyani (Kak Ria) pada tahun 2006. Boneka menjadi media penyampai pesan yang digunakan dalam teater ini, dan menariknya tidak hanya anak-anak, semua kalangan bisa menerima pesan tersebut.

12. Klinik Kopi

Sebagai pecinta kopi wajib datang ke Klinik Kopi. Di coffee shop yang terletak di Jalan Kaliurang Km 75 ini  Cinta “mengerjai” Rangga.  Firmansyah alias Pepeng, pemilik Klinik Kopi menarik pengunjung dengan konsepnya yang unik. Pasalnya setiap pengunjung yang datang dapat melihat langsung proses kopi diracik. Bahkan ada kopipedia, sehingga pengunjung bisa mengetahui tentang kopi yang dinikmatinya. Berbincang kopi dengan story teller kopi akan membuat wawasan tentang kopi semakin bertambah.

13. Villa Sunset

 

Bagi yang ingin merasakan langsung tempat Geng Cinta menginap, langsung saja ke Villa Sunset. Villa dengan konsep tradisional jawa itu menawarkan sensasi menginap yang tenang dan jauh dari keramaian. Villa yang berada di di Dusun Samikerep, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, sekitar 10 km dari Yogyakarta ini adalah jawaban yang tepat. Selain itu kita juga menikmati keindahan alam pedesaan dan pegunungan.

14. Pantai Parangkusumo

Salah satu lokasi yang wajib dikunjungi adalah menikmati keindahan Pantai Parangkusumo di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.  Hanya berjarak 45 menit dari pusat kota Yogyakarta kita sudah bisa menyaksikan langsung daya tarik pantai ini.

Terima kasih banyak simPATI yang sudah mengajak kami #GoDiscover Napak Tilas AADC2.

TV journalist, traveler, writer, blogger, taekwondo-in and volunteer. Bookworm, coffee addict, chocolate and ice cream lovers

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HTML Snippets Powered By : XYZScripts.com
Skip to toolbar