ASIAN Games 2018 · Event · Sports

Count Down Asian Games 2018 di Palembang Meriah

Sharing is caring!

Semua mata tertuju di perhelatan “Count Down Asian Games 2018” yang digelar di Jakarta dan di Palembang. Antusiasme masyarakat Palembang terlihat dengan padatnya Benteng Kuto Besak Palembang. Sejak sore masyarakat Palembang sudah berbondong-bondong datang ke BKB, tidak ingin ketinggalan momen berharga. Dan secara langsung menyambut dan menyaksikan hitung mundur satu tahun menjelang 18Th Asian Games tahun 2018. Apalagi sejumlah artis nasional hadir ikut memeriahkan event yang disiarkan secara langsung di 5 stasiun TV.

Tidak hanya menggunakan angkutan darat, masyarakat yang hadir juga menggunakan angkutan sungai. Pasalnya event dihelat di pinggir Sungai Musi Palembang. Terlebih karena akhir pekan, di Sabtu malam, event ini dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Di Palembang, acara dibuka dengan tari kreasi “Tenun Songket” sebagai kekhasan budaya daerah Sumatera Selatan. . Bertajuk “Energy of Asia” acara ini menggaungkan semangat Asian Games 2018 yang kini kurang dari satu tahun. Di Palembang, count down digelar di tempat bersejarah yakni Benteng Kuto Besak dan menghadap Sungai Musi serta Jembatan Ampera.

Benteng Kuto Besak merupakan warisan Kesultanan Palembang Darussalam yang melindungi kota Palembang sejak abad ke 17. Benteng ini dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I untuk menggantikan Keraton Kuto Lamo Tua karena luasnya yang tidak begitu besar. Kini Kuto Lamo dijadikan sebagai Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Setelah tahun 1962, ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Kesempatan ini pun tidak disia-siakan, mulai dari membangun infrastruktur hingga mempersiapkan atlet. Pesta olahraga se-Asia ini adalah perhelatan bergengsi karena diikuti 45 negara di Asia. Sehingga jika nantinya sukses menjadi tuan rumah, tidak menutup kemungkinan tuan rumah Olympiade juga akan menjadi milik Indonesia.

Momentum “countdown” ini untuk menunjukkan tidak hanya Pemerintah saja yang siap namun juga masyarakat Indonesia umumnya dan kota Palembang khususnya siap menjadi tuan rumah Asian Games.

Di Palembang, sebuah kapal didesain bak kapal raja-raja Sriwijaya menjadi tempat para tamu VIP. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Wali Kota Palembang Harnojoyo, Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto, serta Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang hadir dalam acara tersebut. Gubernur mengajak masyarakat Palembang untuk ikut bersama-sama dalam menyukseskan Asian Games 2018.

Sumatera Selatan hingga kini terus melakukan persiapan, mempersolek diri menjadi kota tercantik di dunia saat Asian Games berlangsung. Pembangunan LRT, dukungan masyarakat terhadap pembangunan hingga saat ini, menunjukkan Sumsel siap.

Acara hitung mundur yang berlangsung di dua tempat, Jakarta dan Palembang memang sangat meriah dan spektakuler. Setidaknya hampir 15M dana diperuntukkan dalam acara ini. Pasalnya ini adalah momen yang sangat bersejarah sekaligus sebagai salah satu bentuk sosialisasi perhelatan Asian Games 2018. Alat hitung mundur juga sudah dipasang.

Penampilan artis seperti Far East Movement, Rizky Febian, Denada hingga Judika dan seniman lokal. Acara ini pun ditutup dengan penampilan Judika yang menyanyikan lagu “Sampai Kau Jadi Miliki” yang disambung dengan pesta kembang api.

Sebagai mantan seorang atlet, saya selalu merasakan euforia sebuah event olahraga. Apalagi ini di Indonesia dan Palembang khususnya, sehingga tidak sabar rasanya menanti Asian Games 2018. Saya sangat bangga Asian Games digelar di Indonesia dan terlebih di Palembang. Mari kita berikan semangat, dukungan dan doa kepada para atlet-atlet yang akan bertanding agar bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Termasuk juga suksesnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Karena tuan rumah yang baik akan selalu dikenang hati, mari berikan kesan yang baik kepada semua yang datang dan berlaga di Asian Games 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *